Paus Fransiskus Berjanji Akan Jaga Jarak Sosial Selama Jumpa Jemaatnya

Kompas.com - 15/10/2020, 06:08 WIB
Paus Fransiskus saat memberi dukungan ke para penderita virus corona di Vatikan, Rabu (26/2/2020). REMO CASILLIPaus Fransiskus saat memberi dukungan ke para penderita virus corona di Vatikan, Rabu (26/2/2020).

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Sri Paus Fransiskus yang sangat mencintai keramaian berjanji pada Rabu (14/10/2020) untuk menjaga jarak fisik dari jemaatnya setelah sikap santai terhadap jaga jarak fisik dan sosialnya menimbulkan banyak pertanyaan.

Dikutip AFP, Paus mengatakan, "Maafkan jika saya hanya menyapa Anda semua dari kejauhan," kata Paus Fransiskus di akhir audiensi umum mingguannya di aula besar Vatikan.

"Saya ingin seperti biasa, mendekati Anda semua, menyapa Anda, tapi... lebih baik kita menjaga jarak..."

Baca juga: Paus Fransiskus Bertemu dengan Kardinal George Pell yang Bebas dari Penjara

"Saya Percaya bahwa jika kita semua, sebagai warga negara yang baik menghormati anjuran dari pihak berwenang, itu akan membantu mengakhiri pandemi ini," demikian ungkap Paus.

Paus kelahiran Argentina ini jarang tampak di publik dengan memakai masker sejak virus pertama kali melanda Italia pada bulan Februari lalu.

Dia juga tertangkap kamera beberapa kali dalam banyak pertemuan pekan ini bergurau dengan jemaatnya yang juga tidak memakai masker.

Baca juga: Santo Pelindung Internet Carlo Acutis Diberi Gelar Beato oleh Paus Fransiskus

Paus yang berusia 83 tahun dan hanya tinggal memiliki 1 organ paru sejak masa mudanya itu juga kerap mencium tangan dari para pendeta yang baru dinobatkan.

Fransiskus mengatakan bahwa begitu dia mendekati jemaatnya, "semua orang akan mendekat dan berkumpul."

“Masalahnya ada bahaya penularan. Jadi, kalau semua orang memakai masker dan menjaga jarak, kita bisa melanjutkan audiensi," ujarnya.

Baca juga: Paus Fransiskus Diminta Presiden Meksiko Minta Maaf dan Kembalikan Manuskrip Kuno Aztec

Empat Swiss Guard dinyatakan positif selama akhir pekan, kata Vatikan pada Senin lalu, tanpa merinci apakah mereka telah melakukan kontak dengan Paus.

Tiga kasus positif lainnya telah terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir di antara penduduk dan warga Vatikan.


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X