Pasutri Izinkan Anaknya Gelar Pesta saat Pandemi, Sekolah Kena Imbasnya

Kompas.com - 22/09/2020, 12:47 WIB
Ilustrasi pesta ShutterstockIlustrasi pesta

SUDBURY, KOMPAS.com – Pasangan suami istri (pasutri) menghadapi dakwaan karena mengizinkan anak mereka yang duduk di bangku SMA menggelar pesta di rumahnya.

Dilansir dari New York Post, Selasa (22/9/2020), mereka akan menghadapi dakwaan karena melanggar aturan tindakan pencegahan virus corona.

Pasutri itu bahkan mengizinkan pesta digelar dengan alkohol. Hal itu mendorong pihak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran jarak jauh.

NBC Boston melaporkan pesta itu berlangsung di rumah pasutri tesebut di Sudbury, Middlesex County, Massachusetts, Amerika Serikat ( AS), pada 11 September.

Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan, Pesta Pernikahan Ini Wajibkan Tamu Berdansa di Dalam Kotak

Polisi menanggapi laporan adanya pesta pada malam itu lalu meluncur ke tempat penyelenggaraan pesta.

Sesampainya polisi datang, pesta langsung bubar dan sebanyak 15 peserta pesta yang terdiri atas siswa SMA melarikan diri.

Sementara itu, sebanyak 13 peserta pesta, yang juga merupakan siswa SMA, tidak bisa melarikan diri sehingga diinterogasi petugas. Namun mereka memberikan nama palsu.

Pengawas Sekolah Regional Distrik Lincoln-Sudbury mengatakan dalam sebuah surat bahwa pesta tersebut melibatkan alkohol.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap Ide Buruk di Tengah Pandemi Covid-19

Pihaknya menambahkan pesta itu sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Karena banyaknya siswa yang mengikuti pesta tersebut, Lincoln-Sudbury Regional High School terpaksa memulai tahun ajaran sepenuhnya dari jarak jauh, menurut NBC Boston.

“Setelah intensitas kerja keras dan perencanaan yang telah dilakukan untuk dapat memulai sekolah dengan siswa secara langsung, kami sangat kecewa dengan perubahan rencana yang tiba-tiba ini,” tulis sekolah tersebut dalam surat kepada para orang tua murid.

Dewan kesehatan setempat meminta siapa pun yang menghadiri pesta itu untuk menjalani tes Covid-19.

Baca juga: Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Global
Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Global
Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Global
Mengapa Ada Orang yang secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona? Ini Alasannya

Mengapa Ada Orang yang secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona? Ini Alasannya

Global
Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

Global
Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Global
Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotre Rp 29 Miliar

Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotre Rp 29 Miliar

Global
Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Global
Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Global
[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

Global
Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump 'Ngambek' dan Ancam CBS News

Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump "Ngambek" dan Ancam CBS News

Global
Korea Utara Sebut 'Debu Kuning' dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Korea Utara Sebut "Debu Kuning" dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Global
Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Global
Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang 'Tak Disengaja'

Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang "Tak Disengaja"

Global
komentar
Close Ads X