ISIS Mengebom dan Serang Penjara di Afghanistan, Tahanan Kabur Massal

Kompas.com - 03/08/2020, 13:05 WIB
Tentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan.  EPA-EFE/WATAN YAR WATAN YARTentara Afghanistan menjadi titik pemeriksaan di Helmand, Afghanistan, 22 Februari 2020. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan pada 21 Februari, bahwa pengurangan kekerasan tujuh hari yang dijanjikan oleh Taliban akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam proses perdamaian Afghanistan. EPA-EFE/WATAN YAR

JALALABAD, KOMPAS.com – Milisi ISIS menyerang sebuah kompleks penjara di , Provinsi Nangarhar, Afghanistan pada Minggu (2/8/2020) malam.

Serangan tersebut membuat banyak tahanan yang melarikan diri sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (3/8/2020).

Serangan itu dimulai pada Minggu malam dengan bom mobil yang meledak di pintu masuk penjara.

Setelah itu milisi ISIS menembaki penjaga keamanan penjara. Mereka juga menembak secara membabi buta di luar kompleks penjara.

Baca juga: Terungkap Laporan Pasukan Khusus Inggris di Afghanistan Mengeksekusi Warga Sipil Tidak Bersenjata

Pihak kepolisian langsung diterjunkan untuk menangani milisi ISIS tersebut. Jual beli tembakan tidak tehindari.

Tak cukup sampai di situ, pasukan khusus Afghanistan juga diterjunkan untuk mengatasi serangan milisi ISIS tersebut.

Pejabat Provinsi Nangarhar mengatakan sedikitnya lima warga sipil tewas dan sekitar 40 lainnya cedera selama serangan awal sebelum pasukan khusus diterjunkan.

Para pejabat menambahkan lebih dari 75 tahanan melarikan diri akibat kekacauan itu.

Baca juga: 100 Anggota ISIS Tewas dalam Pertempuran Melawan Pasukan Khusus Inggris SAS

Perhatian polisi akhirnya terpecah, sebagian ditugaskan untuk menangkap tahanan yang kabur.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Baku tembak masih berlangsung hingga Senin pagi.

 

Sebelum serangan tersebut, agen intelijen Afghanistan mengatakan pasukan khusus Afghanistan telah membunuh seorang komandan senior ISIS di dekat Jalalabad.

Baca juga: Menyambut Idul Adha, Taliban Umumkan Gencatan Senjata 3 hari di Afghanistan

Jalalabad terletak sekitar 130 dari Kabul, Ibu Kota Afghanistan.

Sebuah laporan PBB bulan lalu memperkirakan ada sekitar 2.200 anggota ISIS di Afghanistan.

Meski wilayah teritorial ISIS sudah dilucuti dan para pemimpinnya sudah dihabisi, kelompok itu masih mampu melakukan serangan-serangan yang mematikan.


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X