Kasus Covid-19 Makin Meningkat, Texas Gunakan Truk Pendingin untuk Simpan Jenazah

Kompas.com - 25/07/2020, 18:24 WIB
Penggali kuburan berjalan di pemakaman Parque Taruma, ditengah pandemi virus corona (COVID-19), di Manaus, Brasil, Kamis (11/6/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/BRUNO KELLYPenggali kuburan berjalan di pemakaman Parque Taruma, ditengah pandemi virus corona (COVID-19), di Manaus, Brasil, Kamis (11/6/2020).

AUSTIN, KOMPAS.com - Texas mengalami peningatakan kasus kematian dan pasien rawat inap karena Covid-19 paling parah, pada Rabu (22/7/2020) yang membuat satu daerah terpaksa menyimpan jenazah di sebuah truk pendingin karena krematorium penuh.

Melansir Reuters pada Rabu (22/7/2020), Texas melaporkan memiliki 197 jumlah kasus kematian dan 10.893 pasien rawat inap karena infeksi virus corona.

Hidalgo County di ujung selatan negara bagian yang berbatasan dengan Mexico ini, terdapat peningkatan kasus sampai 60 persen selama pekan lalu, yang menurut perhitungan Reuters terdapat angka kematian dua kali lipat lebih dari 360.

Baca juga: Singapura Targetkan Asrama Pekerja Asing Bebas Virus Corona Awal Agustus

"Kita harus mengendalikan virus ini, virus ini membawa angka-angka kematian. Rumah sakit seperti berada dalam zona perang, mereka (para medis) benar-benar berjuang sekarang," ujar Hakim Wilayah Hidalgo, Richard Cortez.

Cortez mengatakan karena semakin meningkatkan kasus Covid-19, membuat krematorium di Hidalgo county memiliki daftar tunggu hingga 2 minggu.

Tidak bisa jenazah dibiarkan begitu saja, membuat pemerintah Hidalgo menggunakan truk pendingin untuk menampung 50 jenasah.

Baca juga: Bocah 3 Tahun di Belgia Meninggal karena Virus Corona

Dengan melihat jumlah kasus virus corona yang semakin meningkat, Cortez, seorang pejabat dari Partai Demokrat ini, mengeluarkan perintah untuk penduduk setempat berlindung di rumah.

Perintahnya itu kemudian membuat dia berselisih dengan Gubernur Texas dari Partai Republik, Greg Abbott, yang menyatakan bahwa pejabat lokal tidak memiliki wewenang untuk membuat penduduk berlindung dari Covid-19 dengan bertahan tinggal di rumah.

Pejabat medis terkemuka di Hidalgo, Dr Ivan Melendez, menyalahkan langkah Abbott yang mengesampingkan keputusan pejabat setempat atas lonjakan infeksi virus corona, yang telah mengganggu di setiap tingkatan sistem medis lokal.

Baca juga: Ingin Wabah Covid-19 Berakhir, Warga di India Puja Dewi Corona

“Apakah saya berpikir bahwa meminta masyarakat untuk tinggal di rumah dapat membantu tim medis saat ini? Tentu saja,” kata Melendez.

Pada Selasa, jumlah kematian karena Covid-19 di Amerika Serikat (AS) dari Covid-19 mencapai 1.000 dalam satu hari untuk pertama kalinya sejak 10 Juni.

Lebih dari 142.000 orang telah meninggal di negara itu selama lima bulan terakhir dan kematian meningkat di 23 negara bagian, menurut perhitungan Reuters.

Tiga negara bagian terpadat di AS, Florida, Texas dan California, berada di urutan teratas dari 44 negara bagian, di mana kasus Covid-19 meningkat, berdasarkan analisis Reuters.

Baca juga: Negatif Covid-19 Tiga Kali, Wanita Ini Meninggal dengan Gejala Virus Corona

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
komentar
Close Ads X