Mahathir Akan Dirikan Parpol Baru jika Dipecat Partai Bersatu

Kompas.com - 24/07/2020, 09:34 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad AFP/Mohd RasfanMantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memberi sinyal akan membentuk partai politik baru, jika dirinya dipecat dari partai Bersatu.

Memasuki usia 95 tahun, Mahathir belum menunjukkan tanda-tanda berencana pensiun dari dunia politik yang sudah digelutinya selama hampir 75 tahun.

“Jika akhirnya saya dipecat dari Bersatu, saya mempertimbangkan membentuk partai baru.” ucap Mahathir ketika diwawancarai Channel News Asia, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Najib ke Mahathir: Jujurlah, Akui Rencanamu, Jangan Salahkan Saya Terus...

Adapun sosok berjuluk Dr M itu sedang menunggu keputusan akhir pengadilan mengenai banding pemecatannya dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang didirikannya.

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur dijadwalkan akan menyampaikan keputusan pada 7 Agustus mendatang.

Ketika ditanya lebih jauh apakah dia akan kembali bertanding untuk kursi parlemen pada pemilu mendatang, Mahathir tidak memberikan jawaban pasti.

Baca juga: Mahathir Ulang Tahun Ke-95, Kawan dan Lawan Ucapkan Selamat kepadanya

“Saya belum memutuskan. Satu hal yang pasti saya akan berkampanye aktif. Tentunya ada keterbatasan fisik mengingat saya akan berusia 98 tahun jika pemilu digelar pada 2023.

Namun jika saya tetap sehat, saya akan turun memberikan dukungan kepada oposisi.”

Pemilu Malaysia harus digelar paling lambat Mei 2023. Desas-desus pemilu dini sekitar akhir 2020 atau awal 2021 bersliweran dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin Rencanakan Pemilu Dini untuk Lumpuhkan Mahathir

Riwayat pemecatan Mahathir

Mahathir bersama 4 parlementarian lain dipecat pada 28 Mei lalu dari Bersatu. Pemecatan dilatarbelakangi penolakan Mahathir mengikuti kebijakan partai mendukung Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri baru "Negeri Jiran”.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Joe Biden Favorit Kuat Kalahkan Trump | Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

[POPULER GLOBAL] Joe Biden Favorit Kuat Kalahkan Trump | Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Global
Perang Lawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, Istri PM Armenia Ikut Latihan Militer

Perang Lawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, Istri PM Armenia Ikut Latihan Militer

Global
Satu Bulan Perang Nagorno-Karabakah, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Satu Bulan Perang Nagorno-Karabakah, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Global
Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Global
Melbourne Rayakan 'Double Donuts', 2 Hari Beruntun Nol Kasus Baru Covid-19

Melbourne Rayakan "Double Donuts", 2 Hari Beruntun Nol Kasus Baru Covid-19

Global
Dapat Visa Kategori E, Ratusan Pencari Suaka Harus Tinggalkan Australia

Dapat Visa Kategori E, Ratusan Pencari Suaka Harus Tinggalkan Australia

Global
Presiden Perancis dan Kontroversi Kartun Nabi Muhammad

Presiden Perancis dan Kontroversi Kartun Nabi Muhammad

Global
AS Jual Paket Rudal ke Taiwan Seharga Rp 35 Triliun, Begini Kecanggihannya

AS Jual Paket Rudal ke Taiwan Seharga Rp 35 Triliun, Begini Kecanggihannya

Global
Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Global
Ingin Seperti Penjahat di Marvel, Pria Ini Potong Hidung dan Tambahkan Tanduk

Ingin Seperti Penjahat di Marvel, Pria Ini Potong Hidung dan Tambahkan Tanduk

Global
Pekerja Medis Rusia Perlihatkan Jenazah Korban Covid-19 Bertumpuk

Pekerja Medis Rusia Perlihatkan Jenazah Korban Covid-19 Bertumpuk

Global
Tinggal Menghitung Hari, Berikut 5 Masalah Utama dalam Pemilu AS

Tinggal Menghitung Hari, Berikut 5 Masalah Utama dalam Pemilu AS

Global
Trump Ejek Joe Biden karena Memanggilnya 'George'

Trump Ejek Joe Biden karena Memanggilnya "George"

Global
Lawan Pengaruh China, AS dan India Sepakati Pakta Pertahanan

Lawan Pengaruh China, AS dan India Sepakati Pakta Pertahanan

Global
Najib Razak Galang Dukungan agar Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia

Najib Razak Galang Dukungan agar Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia

Global
komentar
Close Ads X