Najib ke Mahathir: Jujurlah, Akui Rencanamu, Jangan Salahkan Saya Terus...

Kompas.com - 19/07/2020, 16:40 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019). AFP/MOHD RASFANMantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak atau dikenal Najib Razak meminta agar Dr Mahathir Mohamad berhenti menyalahkan dirinya dan berterus terang tentang alasannya mundur sebagai PM Malaysia.

Najib Razak menuduh Tun Dr Mahathir atau lebih dikenal Dr M telah berbohong tentang alasan pengunduran dirinya yang terakhir sebagai perdana menteri ke-7 negara itu.

Melalui Facebook yang dilansir Malay Mail hari ini Minggu (19/7/2020) Najib mengatakan bahwa Dr M memiliki alasan lain terkait kemunduran dirinya dari posisi Perdana Menteri Malaysia pada Februari silam. 

Dan kemunduran itu tidak semata-mata soal Umno dan dirinya, Najib Razak.

Baca juga: Mahathir Mohamad Tantang Najib Razak, Ada Apa?

"Ada 3 alasan utama mengapa dia (Dr M) mengundurkan diri dari perdana menteri. Dia tidak ingin Anwar (Datuk Seri Anwar Ibrahim) menjadi PM. Dia tidak ingin dikendalikan oleh DAP dan PKR lagi, dan dia takut Bersatu dan Pakatan Harapan akan kalah telak dalam pemilu yang ke-15," ungkap Najib di akun Facebook-nya.

Tuduhan Najib muncul setelah Dr Mahathir sebelumnya mengklaim bahwa kemundurannya sebagai PM Malaysia pada Februari silam karena dia tidak ingin menjadi PM dari pemerintah koalisi yang sudah tidak 'murni'.

Sebagai respons terhadap Dr M, Najib menuduh bahwa anggota parlemen dari dapil Langkawi itu sebenarnya punya alasan lain akan kemunduran dirinya sebagai PM namun malah menyalahkan dirinya (Najib).

Baca juga: Najib Razak Masih Dianggap Musuh Nomor 1 oleh Mahathir Mohamad

Dia mengklaim bahwa Dr M tidak menginformasikan sekutunya di Pakatan Harapan (PH) tentang keputusannya untuk mundur.

"Dia (Dr M) mengirim surat pengunduran pada 1 siang (waktu setempat). Bersatu mengumumkan dia meninggalkan PH pada 2 siang."

Menurut Najib Razak, saat itu Mahathir juga tidak menginformasikan temannya di PH mau pun Warisan (Partai Warisan Sabah) bahwa dia hendak mengundurkan diri dan alasan di balik keputusan itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X