Kompas.com - 14/07/2020, 18:30 WIB
Neal Browning saat menerima suntikan dalam uji klinis calon vaksin Covid-19 di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute, Seattle, Amerika Serikat, Maret 2020. AP/TED S WARREN via ABC INDONESIANeal Browning saat menerima suntikan dalam uji klinis calon vaksin Covid-19 di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute, Seattle, Amerika Serikat, Maret 2020.

BRISBANE, KOMPAS.com - Uji coba untuk calon vaksin Covid-19 ke manusia telah dimulai di Queensland, setelah pada Mei uji coba ke manusia juga dilakukan di Melbourne.

Senin (13/7/2020), sebanyak 120 relawan di Brisbane menerima dosis pertama dari imunisasi yang berpotensi mencegah penyakit Covid-19 akibat virus corona.

Calon vaksin ini dikembangkan oleh University of Queensland (UQ).

Baca juga: Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Ini adalah salah satu dari sekian banyak uji coba klinis yang dilakukan di Australia, termasuk uji coba lainnya yang melibatkan peneliti dan relawan di Queensland.

Dalam uji coba potensi vaksin ini, setiap orang akan disuntik dua dosis setiap empat minggu, kemudian diperiksa keamanan dan respon imun dari para relawan.

Peneliti Queensland adalah satu dari tiga tim di seluruh dunia yang mengerjakan vaksin virus corona.CURTIS RODDA/ABC NEWS via ABC INDONESIA Peneliti Queensland adalah satu dari tiga tim di seluruh dunia yang mengerjakan vaksin virus corona.
Relawan dewasa yang sehat telah menerima dosis pertama vaksin mereka di klinik spesialis Brisbane, Nucleus Network, sebagai fase pertama dalam uji coba ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Helen Sullivan adalah salah satunya dan ia mengajukan diri karena ingin membantu "mengembalikan dunia menjadi normal".

"Untuk membuat orang bisa kembali bekerja, kembali melihat keluarga mereka, vaksin ini cukup penting," kata Helen.

"Saya merasa cukup nyaman untuk melakukan ini, (saya) tidak gugup sama sekali ... Saya merasa cukup yakin kita telah mengerjakan tugas kita dan kita berada di tangan yang aman."

Baca juga: Semakin Keras Upaya Mendapatkan Vaksin Corona, Semakin Banyak Kepiting Belangkas Diperas Darahnya

Relawan Helen Sullivan menerima dosis pertama imunisasi yang berpotensi menjadi vaksin Covid-19. DOK. UNIVERSITY OF QUEENSLAND via ABC INDONESIA Relawan Helen Sullivan menerima dosis pertama imunisasi yang berpotensi menjadi vaksin Covid-19.
Relawan lain Christian Fercher mengatakan, dia ingin membantu komunitas yang terkena dampak virus.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentara India Salah Sasaran Tewaskan 14 Warga Sipil, Awalnya Targetkan Pemberontak

Tentara India Salah Sasaran Tewaskan 14 Warga Sipil, Awalnya Targetkan Pemberontak

Global
Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Global
Pesan Angela Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Pesan Angela Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Global
Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Global
Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Global
Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Global
Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti 'Latihan'

Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti "Latihan"

Global
Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Global
Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Global
Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Global
Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Global
Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Global
Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Global
Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Global
Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.