Kompas.com - 09/07/2020, 14:10 WIB
Formasi tentara Rusia di perbatasan Ukraina. OSCE via https://www.ukrinform.ru/Formasi tentara Rusia di perbatasan Ukraina.

KIEV, KOMPAS.com - Tentara Ukraina kini diizinkan menggunakan rudal Javelin baru yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS).

Mereka dapat menggunakan rudal anti-tank tersebut di mana saja di negara Ukraina dan terhadap pihak mana pun, termasuk terhadap tank Rusia di wilayah Donbass timur selama tujuan utamanya adalah mempertahankan diri.

Pemberitahuan tersebut menyusul pengumuman bahwa Angkatan Darat Ukraina sedang bersiap untuk segera mengirim pasukan yang dilengkapi Javelin ke garis depan.

Otoritas Ukraina memperkirakan Rusia memiliki senjata berat dan menyiapkan setidaknya 481 tank berbagai varian di Donbass sebagaimana dilansir dari The Drive, Selasa (7/7/2020).

Tentara Ukraina menerima beberapa pucuk rudal Javelin, yang juga dikenal sebagai FGM-148, di tahap pertama pada 2018.

Baca juga: Rusia Kerahkan Militer ke Perbatasan, Ukraina: Serangan Bisa datang Kapan Saja

 

Pada pengiriman rudal Javelin tahap kedua, AS menunda pengirimannya sampai akhir 2019.

Berdasarkan ketentuan perjanjian ekspor dengan pemerintah AS, Angkatan Darat Ukraina hanya dapat menggunakan rudal Javelin ini jika terjadi invasi terbuka.

Pejabat AS mengatakan Ukraina tidak diberikan batasan geografis saat menggunakan rudal Javelin yang dipasok oleh AS tersebut.

"Javelin dipasok kepada Ukraina asal senjata tersebut digunakan untuk mempertahankan diri," ujar reporter CNN, Ryan Browne, dalam kicauannya di Twitter, Selasa.

Definisi militer AS mengenai tindakan untuk mempertahankan diri terbukti cukup fleksibel dalam berbagai kesempatan.

Baca juga: Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Drive
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli Kursi di Toko Loak Seharga Rp 90 Ribuan, Tak Disangka Harga di Pelelangan Bernilai Miliaran

Beli Kursi di Toko Loak Seharga Rp 90 Ribuan, Tak Disangka Harga di Pelelangan Bernilai Miliaran

Global
Kisah Alison Parker, Reporter yang Diberondong Tembakan saat Laporan On-Air

Kisah Alison Parker, Reporter yang Diberondong Tembakan saat Laporan On-Air

Global
Jika Rusia-Ukraina Perang, Turki Nyatakan Siap Lakukan Apa Pun

Jika Rusia-Ukraina Perang, Turki Nyatakan Siap Lakukan Apa Pun

Global
Wanita Ini Dipukuli Pacarnya karena Sebut Ronaldo Kurang Menarik

Wanita Ini Dipukuli Pacarnya karena Sebut Ronaldo Kurang Menarik

Global
Ditolak Orangtua yang Menjualnya, Liu Xuezhou Disebut Minta Dibelikan Rumah dan Pinjam Uang

Ditolak Orangtua yang Menjualnya, Liu Xuezhou Disebut Minta Dibelikan Rumah dan Pinjam Uang

Global
Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Kenapa Rusia Tidak Masuk NATO? Ini 5 Alasannya

Internasional
Update Covid-19 Dunia: WHO Catat Infeksi Mingguan Tertinggi, tapi Angka Kematian Stabil

Update Covid-19 Dunia: WHO Catat Infeksi Mingguan Tertinggi, tapi Angka Kematian Stabil

Global
Militer Myanmar Tak Melunak, Protes Pukul Panci dan Wajan Kini Dianggap Pengkhianatan

Militer Myanmar Tak Melunak, Protes Pukul Panci dan Wajan Kini Dianggap Pengkhianatan

Global
27 Januari 1988: National Geography Society Berdiri

27 Januari 1988: National Geography Society Berdiri

Global
Telegram Jadi Sarana Penyebar Teori Anti-vaksin, Jerman Berencana Larang Aplikasi Tersebut

Telegram Jadi Sarana Penyebar Teori Anti-vaksin, Jerman Berencana Larang Aplikasi Tersebut

Global
'Bahan Kimia Selamanya', Zat Tak Mudah Terurai yang Kian Mencemari Air Tawar Inggris

"Bahan Kimia Selamanya", Zat Tak Mudah Terurai yang Kian Mencemari Air Tawar Inggris

Global
Sekjen PBB: Afghanistan Seolah Digantung di Seutas Benang

Sekjen PBB: Afghanistan Seolah Digantung di Seutas Benang

Global
Pengakuan Saksi Mata Kasus George Floyd: Saya Tahu Hal Buruk Akan Terjadi, Floyd Akan Mati

Pengakuan Saksi Mata Kasus George Floyd: Saya Tahu Hal Buruk Akan Terjadi, Floyd Akan Mati

Global
Warga Palestina Meninggal Tak Wajar Setelah Ditahan Tentara Israel

Warga Palestina Meninggal Tak Wajar Setelah Ditahan Tentara Israel

Global
China Akan “Murnikan” Internet Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Tahun Baru Imlek

China Akan “Murnikan” Internet Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Tahun Baru Imlek

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.