[POPULER GLOBAL] PSK Banyak Dilupakan Saat Pandemi | Kontroversi Nasi Ambeng di Singapura

Kompas.com - 06/06/2020, 06:17 WIB
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK) ShutterstockIlustrasi pekerja seks komersial (PSK)

KOMPAS.com - Para pekerja seks komersial (PSK) di seluruh dunia terancam kehilangan mata pencaharian sebagai dampak dari wabah virus corona.

Di tengah kekhawatiran akan penghasilan serta kesehatan mereka, berbagai cara dilakukan para PSK demi kelangsungan hidupnya.

Baca juga: Tak Kebagian Kursi di Kereta Api, Pria Ini Langsung Beli Mobil untuk Mudik

Kemudian di Singapura, kontroversi menyelimuti sebuah restoran akibat penamaan nasi ambeng di menu makanannya.

Violet Oon, restoran ternama Singapura yang khusus menyajikan hidangan khas Peranakan, meminta maaf setelah memberi nama menu teranyarnya “Nyonya Nasi Ambeng Tray” atau “Baki Nasi Ambeng Nyonya”.

Baca juga: Pria Ini Jual Istrinya, gara-gara Mahar Sepeda Motor Tidak Dipenuhi

Kedua berita tersebut dapat Anda baca selengkapnya di kumpulan artikel terpopuler global sepanjang Jumat (5/6/2020) hingga Sabtu (6/6/2020).

1. Curahan Hati Pekerja Seks di Tengah Pandemi Covid-19: Banyak Konsumen Melupakan Saya

Beberapa cara dilakukan PSK untuk terus bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19. Di antaranya menawarkan layanan seks via daring, namun ada juga yang mengandalkan bantuan dari lembaga-lembaga amal.

Estelle Lucas, misalnya, yang sudah bekerja sebagai seorang penghibur selama 10 tahun terakhir di Melbourne, sangat berhati-hati dalam memilih dan berhubungan dengan pelanggan-pelanggannya.

Namun penyebaran Covid-19 dan anjuran menjaga jarak memicu larangan bertransaksi seksual, membuat dia khawatir berbagai upaya yang dilakukannya akan sia-sia.

Lantas bagaimana nasib para kupu-kupu malam ini saat pandemi global? Anda dapat membaca selengkapnya di sini.

2.  Restoran Singapura Tuai Kontroversi gara-gara Nasi Ambeng, Ada Apa?

Terkait penamaan menu nasi ambeng di restoran Violet Oon, kritik pedas langsung berdatangan baik secara formal maupun online dari komunitas masyarakat Jawa di Negeri "Singa".

Halaman:

Sumber The Sun,BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X