Survei: Usai Pandemi Berlalu, Orang-orang China Ingin Pergi ke... Wuhan

Kompas.com - 02/05/2020, 19:38 WIB
Pasangan kekasih mengenakan masker di taman tepi Sungai Yangtze di Wuhan, China, setelah kebijakan lockdown di wilayah itu baru-baru ini dicabut, Minggu (12/4/2020). Wabah virus corona tidak menghalangi momen bahagia sejumlah pasangan untuk tetap melangsungkan pernikahan, meski dilakukan dalam suasana sederhana dan sunyi. AFP/NOEL CELISPasangan kekasih mengenakan masker di taman tepi Sungai Yangtze di Wuhan, China, setelah kebijakan lockdown di wilayah itu baru-baru ini dicabut, Minggu (12/4/2020). Wabah virus corona tidak menghalangi momen bahagia sejumlah pasangan untuk tetap melangsungkan pernikahan, meski dilakukan dalam suasana sederhana dan sunyi.

WUHAN, KOMPAS.com - Wuhan menempati urutan pertama dalam daftar destinasi wisata yang ingin dikunjungi wisatawan China, kelak saat pandemi Covid-19 berakhir.

Hasil survei ini didapat dari pengumpulan data yang dilakukan bersama oleh Pusat Penelitian Pariwisata Akademi Ilmu Sosial China dengan Pusat Penelitian Industri Budaya dan Pariwisata Tencent.

Hasilnya dirilis pada 28 April, berdasarkan 15.163 kuesioner yang tersebar, lebih dari 20 juta unggahan di media sosial dan forum, serta belasan wawancara mendalam.

Baca juga: Trump Punya Bukti Covid-19 Berasal dari Lab Wuhan

Dari survei itu terlihat Wuhan menyalip Beijing sebagai kota domestik teratas di wishlist wisatawan China, kelak setelah lockdown nasional berakhir.

Wuhan yang kini identik dengan wabah virus corona, sebelumnya hanya menempati urutan ke-8 berdasarkan data yang dikumpulkan antara Desember 2019 dan pertengahan Januari 2020. Posisi kedua saat itu ditempati Chongqing.

Kemudian dilansir dari CNN, di media sosial Weibo tagar "Wuhan kota terpopuler yang ingin dikunjungi warganet setelah epidemi" menjadi salah satu trending topic, dengan 25.000 diskusi dan 270 juta views pada topik itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Virus Corona di Wuhan, Tidak Ada Lagi Pasien yang Dirawat di Rumah Sakit

"Saya kira alasan sebenarnya mengapa warganet ingin mengunjungi Wuhan adalah untuk melihat kota yang telah mengalami momen bersejarah."

"Situasi epidemi telah membekas di ingatan kami. Kami telah melihat kesabaran dan ketekunan orang-orang Wuhan," tulis seorang pengguna Weibo yang menggunakan tagar, dikutip dari CNN Jumat (1/5/2020).

Sementara itu Provinsi Hubei lokasi Wuhan berada, menjadi provinsi kedua yang paling ingin dikunjungi wisatawan domestik setelah provinsi Beijing.

Sebelum wabah Covid-19 merebak, Hubei tidak masuk dalam 10 besar.

Baca juga: Jurnalis Wuhan Ini Muncul Lagi Setelah 2 Bulan Hilang dan Dikejar Polisi

Halaman:
Baca tentang

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria 19 Tahun Didakwa sebagai Dalang Kelompok Bunuh Diri Remaja

Pria 19 Tahun Didakwa sebagai Dalang Kelompok Bunuh Diri Remaja

Global
KISAH MISTERI: Pasukan X, Satuan Komando Rahasia Yahudi, Pahlawan Perang Dunia II

KISAH MISTERI: Pasukan X, Satuan Komando Rahasia Yahudi, Pahlawan Perang Dunia II

Global
Ketika Paus Fransiskus Bertemu Spider-Man di Vatikan...

Ketika Paus Fransiskus Bertemu Spider-Man di Vatikan...

Global
Diselamatkan dari Kepunahan, Tasmanian Devil Musnahkan Koloni Penguin di Pulau Maria

Diselamatkan dari Kepunahan, Tasmanian Devil Musnahkan Koloni Penguin di Pulau Maria

Global
Gajah Nakal Mengamuk, Tewaskan 16 Warga Desa

Gajah Nakal Mengamuk, Tewaskan 16 Warga Desa

Global
10 Bulan Beruntun Positif 43 Kali, Inilah Pasien Covid-19 Terlama di Dunia

10 Bulan Beruntun Positif 43 Kali, Inilah Pasien Covid-19 Terlama di Dunia

Global
Remaja Pria Diamuk dan Akan Diusir Ibunya Gara-gara Suntik Vaksin Covid-19

Remaja Pria Diamuk dan Akan Diusir Ibunya Gara-gara Suntik Vaksin Covid-19

Global
Tak Sengaja Tanam Mangga Termahal di Dunia, Petani Ini Kini Harus Sewa Petugas Keamanan

Tak Sengaja Tanam Mangga Termahal di Dunia, Petani Ini Kini Harus Sewa Petugas Keamanan

Global
Bully Wanita yang Unggah Kritik soal Islam, 13 Pemuda Perancis Didakwa

Bully Wanita yang Unggah Kritik soal Islam, 13 Pemuda Perancis Didakwa

Global
Ingin Mirip Barbie, Gadis Ini Perbesar Bibir Jadi Paling Dower Sedunia

Ingin Mirip Barbie, Gadis Ini Perbesar Bibir Jadi Paling Dower Sedunia

Global
Kanada Kembali Temukan Ratusan Kuburan Tak Bertanda di Bekas Sekolah Adat

Kanada Kembali Temukan Ratusan Kuburan Tak Bertanda di Bekas Sekolah Adat

Global
India Dikhawatirkan Alami Gelombang Ketiga Covid-19, 3 Bulan Lagi

India Dikhawatirkan Alami Gelombang Ketiga Covid-19, 3 Bulan Lagi

Global
Varian Delta Dominasi 90 Persen Kasus Baru Covid-19 di Uni Eropa

Varian Delta Dominasi 90 Persen Kasus Baru Covid-19 di Uni Eropa

Global
Demonstran Thailand Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Perdana Menteri Mundur

Demonstran Thailand Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Perdana Menteri Mundur

Global
Inggris Bantah Pernyataan Rusia Terkait Tembakan Peringatan ke Kapal Perangnya

Inggris Bantah Pernyataan Rusia Terkait Tembakan Peringatan ke Kapal Perangnya

Global
komentar
Close Ads X