Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Wanita Ini Kantongi Rekor Mulut Terbesar di Dunia, Lebarnya 6,5 Cm

Samantha Ramsdell, dari Connecticut, sebelumnya viral karena mulutnya itu, hingga mempunyai 1,7 juta pengikut di TikYok.

Perempuan berusia 31 tahun itu kini dilaporkan sudah mendapatkan Guineness World Records untuk mulut terbesar di sektor wanita.

Kepada Guineness, Ramsdell yang adalah sales medis itu mengungkapkan dia senang karena mulutnya, yang dia dulu dia anggap kekurangannya, mendapat pengakuan positif.

Ramsdell disebut bisa menggigit apel sebutir penuh, menggigit sepotong besar burger keju, maupun memasukkan banyak kentang goreng.

"Mendapat rekor untuk sesuatu yang dulu membuat saya malu, sesuatu yang ingin saya hilangkan, sangat menggembirakan," kata dia.

"Saran saya kepada mereka yang punya bagian tubuh besar atau unik dan ingin mendaftarkannya ke Guineness World Records, lakukan!" lanjutnya.

Dilansir The Sun Sabtu (31/7/2021), Guineness menemui Ramsdell di kantornya, dengan Dr Elke Cheung melakukan pemeriksaan.

Dr Cheung memakai kaliper digital untuk menghitung panjang dan lebar mulutnya, guna menentukan regangan maksimum.

Ramsdell kemudian menunjukkan foto masa kecilnya, dan mengungkapkan dia dulu dirundung serta dijuluki "si mulut bass".

Tetapi kini, dia dengan mantap mengakui mulutnya adalah kekuatan supernya, dan menyerukan siapa pun yang punya bagian tubuh unik untuk tak malu.

"Itu kekuatan super kalian. Bentuk itu membuat kalian spesial dan berbeda dari orang kebanyakan," jelas Ramsdell.

Ketika membuat konten di media sosial, awalnya Ramsdell hanya ingin menunjukkan kemampuannya, tak menyangka akan menyedot hingga jutaan netizen.

Pada 2019, Ramsdell hanya memiliki sekitar 300 pengikut. Tetapi kini jumlahnya meningkat menjadi 1,7 juta.

https://www.kompas.com/global/read/2021/08/01/114354370/wanita-ini-kantongi-rekor-mulut-terbesar-di-dunia-lebarnya-65-cm

Terkini Lainnya

Hampir 100 Truk Bantuan Masuk Gaza lewat Dermaga AS

Hampir 100 Truk Bantuan Masuk Gaza lewat Dermaga AS

Global
Presiden Perancis dan Para Menteri Arab Bahas Pendirian Negara Palestina

Presiden Perancis dan Para Menteri Arab Bahas Pendirian Negara Palestina

Global
Usai Keputusan ICJ, Warga Palestina Ingin Tindakan, Bukan Kata-kata

Usai Keputusan ICJ, Warga Palestina Ingin Tindakan, Bukan Kata-kata

Global
[POPULER GLOBAL] Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah | Cerita Ayah Tak Mampu Beli iPhone bagi Putrinya

[POPULER GLOBAL] Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah | Cerita Ayah Tak Mampu Beli iPhone bagi Putrinya

Global
ICJ Perintahkan Israel Buka Penyeberangan Rafah di antara Mesir dan Gaza

ICJ Perintahkan Israel Buka Penyeberangan Rafah di antara Mesir dan Gaza

Global
Pria Ini Pesan Burger McDonald's dengan Menghapus Semua Unsur, Ini yang Didapat

Pria Ini Pesan Burger McDonald's dengan Menghapus Semua Unsur, Ini yang Didapat

Global
Surat Perintah Penangkapan Netanyahu Disebut Tak Berlaku di Hongaria

Surat Perintah Penangkapan Netanyahu Disebut Tak Berlaku di Hongaria

Global
Singapore Airlines Ubah Aturan Sabuk Pengaman dan Rute Setelah Turbulensi Fatal

Singapore Airlines Ubah Aturan Sabuk Pengaman dan Rute Setelah Turbulensi Fatal

Global
Singapore Airlines Minta Maaf Setelah Penumpang Terluka Keluhkan Diamnya Maskapai

Singapore Airlines Minta Maaf Setelah Penumpang Terluka Keluhkan Diamnya Maskapai

Global
Kepala CIA Bakal ke Paris, Bahas Lagi Gencatan Senjata di Gaza

Kepala CIA Bakal ke Paris, Bahas Lagi Gencatan Senjata di Gaza

Global
Beberapa Sumber: Putin Inginkan Gencatan Senjata di Ukraina Garis Depan

Beberapa Sumber: Putin Inginkan Gencatan Senjata di Ukraina Garis Depan

Global
Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Internasional
Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Internasional
China Uji Coba Rebut Taiwan dalam Lanjutan Latihan Perang

China Uji Coba Rebut Taiwan dalam Lanjutan Latihan Perang

Global
Tanah Longsor di Papua Nugini, Diyakini Lebih dari 100 Orang Tewas

Tanah Longsor di Papua Nugini, Diyakini Lebih dari 100 Orang Tewas

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke