Kompas.com - 08/10/2020, 11:12 WIB
Ilustrasi minyak goreng Ilustrasi minyak goreng

KOMPAS.com - Minyak kerap dianggap sebagai bahan makan yang harus dihindari karena dapat menyebabkan kolesterol. Namun pada dasarnya tubuh manusia membutuhkan lemak.

Baca juga: Berapa Kali Minyak Goreng Boleh Dipakai?

Ahli gizi Seala Septiani menjelaskan berapa batasan minyak yang boleh dikonsumsi per orang dalam seharinya.

Penjelasan Seala disampaikan pada acara Media Session Sania Royale Soya Oil - "Nutrisi dan Proteksi untuk Kolestrol di Masa Pandemi".

“Kalau dari kebutuhan kalori tubuh manusia satu hari, kita harus mengonsumsi 25 persen lemak dari total kalori yang disantap pada hari itu," papar Seala.

Sementara batasan mengonsumsi minyak yang mengandung lemak idealnya 60 ml atau 5 sendok makan per hari per orang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun tergantung teknik masak yang digunakan. Seala menjelaskan, 5 sendok makan yang dimaksud adalah minyak yang terserap pada tubuh. Bukan jumlah minyak yang digunakan untuk memasak.

Misalnya menggoreng tempe, kamu akan menggunakan minyak yang cukup banyak. Namun minyak yang terserap dalam tubuh terbilang sedikit.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Selain itu, minyak yang disebut sebagai sumber kolesterol juga kurang tepat. Menurut Seala, pada dasarnya minyak merupakan sumber lemak yang juga dibutuhkan tubuh.

Sejumlah kandungan gizi pada minyak baik untuk dikonsumsi. Minyak nabati, minyak zaitun, dan minyak kedelai contohnya. Jenis minyak ini adalah sumber lemak baik bagi tubuh. Minyak nabati mengandung PUFA (asam tak jenuh) dan Omega-3.

Seala juga menganjurkan penggunaan minyak dalam beberapa teknik masak. Minyak dapat digunakan untuk menumis makanan, memanggang, sebagai salad dressing, sampai baking.

Ia juga menjelaskan, tidak masalah menggunakan minyak pada teknik masak deep frying.

"Sebenarnya aman dan tidak masalah, tapi kembali lagi bahan makanan apa yang digoreng, apakah sehat atau tidak, Seperti jeroan contohnya, jadi jangan salahkan minyaknya namun benar-benar perhatikan bahannya" papar Seala.

Seala mengimbau agar minyak tidak digunakan berulang kali. Sebab dapat menurunkan nilai gizi pada minyak dan bisa menyebabkan kolesterol.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X