Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

159.029 Siswa Lolos SNBP 2024, Paling Banyak di PTN Akademik

Kompas.com - 27/03/2024, 18:40 WIB
Sania Mashabi,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Panitia SNPMB 2024 mengumumkan sebanyak 159.029 siswa berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024.

Angka tersebut terdiri dari 126.421 siswa masuk perguruan tinggi negeri (PTN) akademik dan 29.608 masuk PTN vokasi.

"Yang lulus (PTN akademik), total itu 126.421. Artinya ada kuota yang tidak terpenuhi," kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2024 Prof. Ganefri dikutip dari akun YouTube resmi SNPMB BPPP, Selasa (26/3/2024).

Baca juga: Kuota SNBP 2024 Tidak Terpenuhi, Banyak Prodi yang Sepi Peminat

Prof. Ganefri mengatakan, panitia SNPMB memiliki kuota penerimaan mahasiswa baru lewat SNBP sebanyak 166.460 siswa.

Namun, jumlah calon mahasiswa yang diterima akhirnya hanya 159.029 atau sekitar 95,45 persen dari kuota utama yang disediakan.

Prof. Ganefri menjelaskan, tidak terpenuhinya kuota SNBP terjadi karena adanya program studi (prodi) yang kuotanya tidak penuh atau tidak dipilih calon mahasiswa.

"Memang ada prodi-prodi yang kurang diminati. Jadi kenapa hanya 95 persen, formasi yang disiapkan oleh prodi itu tidak dipilih oleh mereka. Itulah yang menyebabkan kuotanya kurang," jelas Prof. Ganefri.

Kendati demikian, Prof. Ganefri menegaskan, jumlah siswa eligible yang mendaftar SNBP meningkat terus setiap tahunnya.

Menurut Prof. Ganefri, jumlah siswa eligible yang memiliki akun SNBP 2024 ada 900.018 siswa sementara pada tahun 2024 hanya ada 875.413 siswa.

Baca juga: 20 PTN Terima Peserta KIP Kuliah Terbanyak di SNBP 2024

Ia mengatakan, para siswa tersebut sudah memasukan beberapa berkas dalam proses pendaftaran SNBP utamanya di tahun 2024.

Namun, dari angka siswa eligible tahun 2024, hanya 702.312 yang melakukan finalisasi data sampai akhir proses pendaftaran SNBP.

"Dari eligible yang finalisasi sampai akhir yang memenuhi syarat dan memilih prodi (program studi) itu hanya 702.312," ujarnya.

Dari angka tersebut, sebanyak 22.278 siswa mendaftar ke prodi olahraga dan kesenian serta mengunggah portofolio yang diinginkan.

Para siswa itu juga mendaftar sesuai dengan kuota akreditasi sekolah, akreditasi A diberikan kuota 40 persen, akreditasi B diberikan kuota 25 persen, dan akreditasi C diberikan kuota 5 persen.

"(Mereka) dari lulusan terbaik di sekolahnya masing-masing," pungkas Prof. Ganefri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Temui LPAI, Menparekraf Bicara soal Dampak Buruk Game Online dan Nasib Anak Bangsa

Temui LPAI, Menparekraf Bicara soal Dampak Buruk Game Online dan Nasib Anak Bangsa

Edu
15 SMA Swasta Terbaik di Jogja, Nomor 1 Sekolah Khusus Laki-laki

15 SMA Swasta Terbaik di Jogja, Nomor 1 Sekolah Khusus Laki-laki

Edu
Mendikbud Minta PTN Kembalikan Kelebihan Bayar UKT Mahasiswa

Mendikbud Minta PTN Kembalikan Kelebihan Bayar UKT Mahasiswa

Edu
Gelar 'Mini Workshop', Pulpenmas Institute Ajak Sekolah Mulai Perhatikan 'Customer Experience'

Gelar "Mini Workshop", Pulpenmas Institute Ajak Sekolah Mulai Perhatikan "Customer Experience"

Edu
Seluruh Lulusan Kelas 2024 Sinarmas World Academy Diterima di Universitas Top Dunia

Seluruh Lulusan Kelas 2024 Sinarmas World Academy Diterima di Universitas Top Dunia

Edu
7 Program Prioritas Kemenag bagi Guru dan Tendik 2024, Salah Satunya Insentif

7 Program Prioritas Kemenag bagi Guru dan Tendik 2024, Salah Satunya Insentif

Edu
11 SMA dengan Nilai UTBK Tertinggi di Tangsel, Referensi PPDB 2024

11 SMA dengan Nilai UTBK Tertinggi di Tangsel, Referensi PPDB 2024

Edu
UKT Batal Naik, Mendikbud Minta PTN Rangkul Mahasiswa yang Mengundurkan Diri

UKT Batal Naik, Mendikbud Minta PTN Rangkul Mahasiswa yang Mengundurkan Diri

Edu
PPDB Jabar 2024: Cek Dokumen yang Dibutuhkan dan Kuota Semua Jalur

PPDB Jabar 2024: Cek Dokumen yang Dibutuhkan dan Kuota Semua Jalur

Edu
Gelar Dialog di Universiti Sains Malaysia, JIC Ajak Mahasiswa Terlibat Misi Perdamaian Global

Gelar Dialog di Universiti Sains Malaysia, JIC Ajak Mahasiswa Terlibat Misi Perdamaian Global

Edu
Kisah Nikita, Sempat Alami Diskriminasi karena Disabilitas, Kini Lulus dari UGM

Kisah Nikita, Sempat Alami Diskriminasi karena Disabilitas, Kini Lulus dari UGM

Edu
20 SMA Terbaik di DKI Jakarta, Referensi Daftar PPDB 2024

20 SMA Terbaik di DKI Jakarta, Referensi Daftar PPDB 2024

Edu
Selain Batalkan Kenaikan UKT, Kemendikbud Juga Minta PTN Lakukan Ini

Selain Batalkan Kenaikan UKT, Kemendikbud Juga Minta PTN Lakukan Ini

Edu
LPDP Tahap 2 Dibuka Juni, Ini Perbedaan LPDP Reguler dan LPDP PTUD

LPDP Tahap 2 Dibuka Juni, Ini Perbedaan LPDP Reguler dan LPDP PTUD

Edu
BEM SI Minta Kemendikbud Revisi Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 soal UKT

BEM SI Minta Kemendikbud Revisi Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 soal UKT

Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com