Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa SNBP 2023 Pakai Nilai Rata-rata Semua Mata Pelajaran?

Kompas.com - 30/01/2023, 16:27 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2023, siswa tak lagi diseleksi dari nilai rata-rata beberapa mata pelajaran sesuai jurusan saat SMA atau MA. 

Melainkan, akan diseleksi berdasarkan nilai rata-rata semua mata pelajaran yang sudah dipelajari. 

Mengapa SNBP 2023 menggunakan nilai rata-rata semua mata pelajaran?

Alasannya, karena saat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 siswa masih dipisahkan berdasarkan jurusan saat SMA.

Jadi dulu siswa IPA akan diseleksi berdasarkan nilai Kimia, Fisika, Biologi, Matematika. Lalu siswa IPS akan diseleksi berdasarkan nilai Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Matematika. Begitu juga siswa Bahasa yang harus menyertakan nilai bahasa dan mapel lainnya.

Baca juga: Jurusan Tanpa Matematika di UI, Referensi Daftar SNBP 2023

Karena seleksi menggunakan mata pelajaran tertentu, seolah mata pelajaran lain yang dipelajari siswa dianggap tidak penting dan fokus pembelajaran tidak menyeluruh.

Sehingga siswa hanya berusaha keras belajar di mata pelajaran tertentu dan tidak ambil pusing dengan nilai mata pelajaran lainnya.

Padahal, tujuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) adalah siswa bisa berprestasi melalui minat, bakat yang ia pilih dan kuasai. Dengan begitu, bisa menghasilkan sumber daya yang berkualitas.

Dilansir dari akun resmi Instagram Kemendikbud Ristek pada Senin (30/1/2023), karena alasan itulah maka pada SNBP 2023 semua siswa akan diseleksi dari nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran.

Hal ini bertujuan agar siswa terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran secara menyeluruh.

"(Sebelumnya di SNMPTN), hanya pelajaran tertentu yang dipertimbangkan dalam seleksi sehingga mata pelajaran lain dianggap tidak penting dan fokus pembelajaran tidak menyeluruh," jelas Kemendikbud Ristek dalam akun resminya, @kemdikbud.ri.

Baca juga: 7 Jurusan Jadi Data Analyst, Referensi Daftar SNBP atau SNBT 2023

Meski ada beberapa sekolah yang masih menerapkan kurikulum 2013 atau masih mengelompokkan siswa berdasarkan jurusan IPA, IPS, Bahasa, namun formula dalam SNBP 2023 tetap mendukung siswa yang ingin mengeksplorasi minat dan bakatnya.

Masalah lainnya, dulu pilihan program studi pada saat SNMPTN juga dibatasi berdasarkan jurusan di SMA. Karena itu peserta didik tidak punya kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya. 

Kini di SNBP 2023 siswa bisa lintas jurusan atau memilih prodi apa saja sesuai minatnya.
Karena itu, cek sejumlah ketentuan seleksi di SNBP 2023 seperti berikut ini. 

Sistem seleksi di SNBP 2023

Seluruh siswa yang memilih prodi tujuan S1, D4, dan D3 di SNBP 2023 bisa lintas prodi atau jurusan dengan komponen penilaian SNBP terdiri dari:

1. Nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran (bobot minimal 50 persen)

2. Komponen penggali minat dan bakat (bobot maksimal 50 persen), terdiri dari:

  • Nilai rapor dari maksimal 2 mata pelajaran pendukung
  • Prestasi
  • Portofolio (untuk tujuan prodi seni dan olahraga)

Setiap jurusan di PTN memiliki mata pelajaran pendukung agar membantu siswa beradaptasi lebih cepat dengan kurikulum perguruan tinggi.

Jadi ketika memilih jurusan, cek dulu mapel pendukung pilihan di SNBP 2023 yang dapat dilihat di Keputusan Mendikbudristek RI Nomor 345/M/2022.

Masing-masing PTN bisa menentukan komposisi persentase komponen 1 dan 2 dengan total 100 persen.

Baca juga: 10 PTN Punya Fakultas Pendidikan, buat Daftar SNBP dan SNBT 2023

PTN bisa menentukan sub komponen untuk komponen 2 beserta komposisi persentase bobotnya.

Setiap prodi di satu PTN dapat memiliki komposisi persentase komponen 1& 2 serta sub komponen 2 dan komposisi persentase yang berbeda.

Kemudian, memilih prodi antara SNBP dan SNBT 2023 juga berbeda. Ini cara memilih jurusan atau prodi di SNBP 2023:

  • Setiap siswa dari jurusan IPA, IPS atau Bahasa dizinkan memilih program studi di PTN
  • Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN
  • Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Itulah alasan mengapa saat SNBP 2023 memakai nilai rata-rata semua pelajaran, yang harus diketahui siswa. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com