Kompas.com - 02/10/2022, 12:17 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Sudah ada 129 korban jiwa akibat kerusuhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (1/10/2022).

Kekalahan tim Arema FC dari Persebaya membuat suppoter turun ke lapangan setelah pertandingan berakhir.

Baca juga: Punya 400 Anggota Tim Bayangan, Pengamat: Nadiem Tak Percaya ASN Kemendikbud

Untuk mengamankan para pemain, pihak kepolisian menembakkan gas air mata, dengan tujuan mengurangi massa yang turun ke lapangan.

Namun, nahasnya gas air mata yang dikeluarkan membuat supporter mengalami sesak nafas dan tidak sedikit dari mereka yang jatuh pingsan saat berebut untuk keluar dari Stadion Kanjuruhan.

Adanya kejadian di Stadion Kanjuruhan, membuat Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Dede Nasrullah angkat suara.

Menurut dia, gas air mata mengandung 3 kumpulan bahan kimia, salah satunya yang sering digunakan adalah chloroacetophenone (CN) dan chlorobenzylidenemalononitrile (CS).

"Paparan bahan kimia dalam gas air mata itu secara langsung dapat menyebabkan iritasi pada mata, sistem pernapasan, dan kulit," ucap dia dalam keterangannya, Minggu (2/10/2022).

Dia menjelaskan, senyawa CS ini biasanya diformulasikan dengan beberapa bahan kimia, terutama pelarut metil isobutil keton (MIBK) yang digunakan sebagai pembawa.

Baca juga: Sosok Alvin, Sarjana Terbaik ITS dengan IPK 3,96

Senyawa CS ini yang berhubungan dengan reseptor syaraf yang dapat menyebabkan rasa nyeri.

Yakni, ketika gas air mata terpapar di kulit terutama pada bagian wajah dan mata akan menimbulkan rasa perih dan pedih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.