Kompas.com - 09/02/2022, 18:48 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengaku kehadiran kurikulum prototipe akan menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan.

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menyatakan, alasan kurikulum prototipe lebih menyenangkan, karena fokus pada kompetensi yang esensial.

Baca juga: 25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022

"Lalu kurikulum prototipe juga mendorong kreativitas guru dalam merancang proses belajar," ucap Nadiem dalam acara "Kick Off G20 on Education and Culture" secara daring, Rabu (9/2/2022).

Hasilnya, kata dia, akan membantu Kemendikbud Ristek dalam mencapai empat tujuan prioritas dari education working group.

Yakni, pendidikan universal yang berkualitas, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan serta dunia kerja pasca Covid-19.

Nadiem menyadari akan pentingnya gotong royong di tengah pandemi Covid-19, khususnya dalam menerapkan kurikulum prototipe.

Kurikulum prototipe itu, sebut dia, merupakan opsi bagi sekolah-sekolah Indonesia.

"Saya semakin sadar pentingnya gotong royong. Itulah mengapa tema G20 kali ini adalah Recover Together, Recover Strong," tegas dia.

Baca juga: Mahasiswa, Psikolog UGM Ini Beri Tips Jalani Kuliah Tatap Muka

Kepala BSKAP Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo menuturkan, kurikulum prototipe merupakan lanjutan dari kurikulum khusus di masa pandemi Covid-19 atau kurikulum darurat yang diluncurkan di Agustus 2020.

Anindito menyebut, kurikulum prototipe akan diberlakukan secara terbatas dan bertahap lewat program Sekolah Penggerak.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.