Kompas.com - 12/01/2022, 13:27 WIB
Ketentuan unggah foto yang diberikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) wajib diketahui siswa untuk mendaftar SNMPTN 2022. Tangkap layar Youtube LTMPTKetentuan unggah foto yang diberikan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) wajib diketahui siswa untuk mendaftar SNMPTN 2022.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Para siswa yang mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2022 perlu mengisi beberapa data di portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Selain membuat akun LTMPT, para siswa juga harus melakukan registrasi akun menggunakan NISN, NPSN dan tanggal lahir. 

Selain itu siswa juga perlu melakukan aktivasi akun menggunakan email yang biasa digunakan. Selain itu siswa melakukan verifikasi dan validasi data.

Salah satu yang harus dilakukan siswa dalam tahapan SNMPTN 2022 adalah mengunggah foto.

Langkah ini penting untuk diperhatikan karena selama ini banyak siswa yang tidak bisa lolos SNMPTN karena hal-hal yang tidak krusial, termasuk saat mengunggah foto.

Baca juga: Beasiswa S1 Jepang 2022, Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 17,9 Juta

Banyak siswa upload foto tidak sesuai ketentuan

Perwakilan LTMPT, Prof. Arif Djunaidy mengatakan, faktanya setiap tahun ada saja sejumlah siswa yang gagal mendaftar ke SNMPTN bukan secara substansial tapi karena mengabaikan pedoman aturan yang ditentukan oleh LMPT.

Salah satunya tidak memenuhi ketentuan saat mengunggah foto. Prof. Arif mengungkapkan, jumlahnya pun cukup banyak bukan sedikit.

"Ribuan foto yang tidak kelihatan. Mungkin ada siswa yang sengaja main-main karena menggunakan foto narsis, foto berpose dan foto keluarga. LTMPT tidak mau main-main. Setiap tahun tetap terjadi sehingga unggah foto ini perlu perhatikan dengan baik," ungkap Prof. Arif seperti dikutip dari kanal YouTube LTMPT saat Sosialisasi Registrasi Akun LTMPT dan Verval Data dalam PMB 2022, Rabu (10/1/2022).

Baca juga: Ahli Gizi UGM Bagikan Tips Diet Sehat, Tertarik Mencoba?

Prof. Arif yakin siswa SMA saat ini sudah tahu definisi dari pas foto. Arif menegaskan, pas foto yang dimaksud bukan foto narsis, berpose di pinggir pantai, di gunung bersama keluarga, naik sepeda, pakai kacamata pakai topi.

"Itu bukan pas foto. Gara-gara narsis, sudah bagus nilainya bisa tidak diterima karena tidak memenuhi ketentuan ini. Perhatikan dengan baik agar tidak ada persoalan saat melakukan upload dan unggah pas foto," tegas Arif.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.