Kompas.com - 28/12/2021, 10:53 WIB

KOMPAS.com - Riset Center of Reform on Economics (CORE) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV 2021 dapat menembus angka 7 persen atau lebih secara tahunan (year-on-year/yoy).

Menurut CORE, salah satu indikator yang akan meningkatkan angka tersebut adalah konsumsi masyarakat yang terus membaik menjelang akhir tahun.

Hal ini terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Oktober 2021 yang sudah kembali ke level optimis di angka 113,4.

Disebutkan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), peran para pelaku UMKM dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat diperlukan.

Baca juga: Mahasiswa D3-S1 Butuh Biaya Kuliah? Segera Daftar Beasiswa Ini

Meskipun dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Sambal Pecel Bung Karno, salah satu UMKM milik mahasiswa dan binaan Universitas Pertamina mencatat kenaikan omzet penjualan.

“Mendekati penghujung tahun ini, pesanan kami meningkat kira-kira 10 persen,” ungkap Qori’atul Septiavin, Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Chief Product Officer (CPO) Sambal Pecel Bung Karno, dalam keterangan tertulis Universitas Pertamina.

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina tersebut mengatakan, produk yang paling banyak dipesan saat ini adalah bumbu sate.

“Momen Nataru dimaknai sebagai hari berkumpul. Entah dengan keluarga, teman, ataupun kerabat. Di Indonesia, kegiatan barbekyu atau bakar-bakaran masih menjadi salah satu aktivitas favorit bagi semua kalangan. Karenanya, pesanan bumbu sate di momen libur ini cukup meningkat dari biasanya,” jelas Qori.

Keberhasilannya dan tim untuk bertahan di tengah pandemi, diakui Qori, terutama dipengaruhi oleh dukungan dari kampus.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti Lulusan SMA-SMK dan D1-S1, Ini Cara Daftar

“Tahun ini kami berkesempatan menjadi satu dari 46 kelompok bisnis rintisan mahasiswa yang diberikan pembekalan dan pendanaan dari kampus. Selain dukungan finansial, kami juga mendapatkan kelas entrepreneur yang dilaksanakan secara reguler, seperti branding dan manajemen finansial. Kami juga dibimbing oleh satu orang mentor, Ibu Nursechafia yang merupakan pakar di bidang kewirausahaan,” tutur Qori.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.