Kotoran Telinga Ada Fungsinya, Dokter THT Unair: Ini Cara Membersihkan yang Benar

Kompas.com - 30/10/2021, 12:12 WIB
|

KOMPAS.com - Selama ini, masyarakat belum paham akan seluk beluk dari telinga. Perlu diketahui, telinga merupakan organ tubuh yang digunakan untuk mendengar.

Telinga terbagi menjadi 3 bagian yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam. Untuk menjaga organ pendengaran maka kebersihannya juga harus dijaga.

Tentu, kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga. Menanggapi hal tersebut dr. Rosydiah Rahmawati, Sp.THT-KL(K) yang merupakan konsultan THT-KL bidang Otologi sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) memberikan penjelasan.

Baca juga: Pakar Unair: Waspada, Malas Gerak Berisiko Alami Osteoporosis

Cara membersihkan telinga

Dia mengatakan bahwa membersihkan telinga dengan cotton bud tidaklah dilarang namun harus hati-hati. "Karena jenis kotoran itu bermacam-macam," ujarnya dikutip dari laman Unair, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, sebenarnya kotoran telinga itu berada di sisi luar, kadang gerakan membersihkan dengan cotton bud itu bisa mendorong kotoran malah masuk ke dalam. Maka hal itu yang dikhawatirkan.

"Jika kotorannya hanya sedikit kemudian lembek dan dibersihkan hanya di luar itu tidak masalah. Tapi kalau kotorannya produksi banyak, besar, keras, dan cenderung bertumpuk maka kalau dibersihkan sendiri dengan cotton bud justru malah kedorong masuk," terangnya.

Tak hanya itu saja, penggunaan obat tetes telinga yang dijual di pasaran menjadi salah satu cara untuk membersihkan telinga.

Namun Rosydiah menegaskan bahwa memang terdapat obat tetes telinga yang dapat digunakan untuk melunakkan kotoran tetapi harus diresepkan oleh dokter spesialis THT-KL atau dokter umum.

"Karena kalau masyarakat beli sendiri tanpa resep dokter, terkadang tidak tepat," tuturnya.

Baca juga: Pakar Unair: Ini Cara Cegah Osteoporosis

Akademisi Unair itu juga menambahkan bahwa kondisi liang telinga setiap orang berbeda, untuk membersihkannya secara aman Rosydiah menerangkan bahwa ada kalanya seseorang disarankan untuk pergi ke dokter spesialis THT-KL.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.