Kompas.com - 29/09/2021, 11:58 WIB
Ilustrasi mahasiswa DOK. PIXABAYIlustrasi mahasiswa

KOMPAS.com – Aplikasi konferensi video virtual kian banyak digunakan selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satunya aplikasi Zoom yang lebih banyak digunakan para pelajar hingga mahasiswa.

Zoom sendiri merupakan startup yang memberikan layanan komunikasi berbasis virtual dan suara yang dapat digunakan dalam berbagai perangkat, baik gadget maupun desktop secara online.

Akan tetapi, meskipun sebagian besar masyarakat sudah lazim menggunakannya, faktanya banyak juga yang masih belum tahu dan mengerti beberapa fitur serta cara pengoperasian yang tepat pada aplikasi tersebut.

Baca juga: Kemendikbud Ristek Buka Lowongan Magang 2021, Cek Posisi dan Syarat

Untuk mengoperasikan Zoom dengan maksimal, ada tips dari tenaga kependidikan Universitas Airlangga (Unair) Dimas Dwi Arbi. Saat mengisi webinar beberapa waktu lalu, ia mengungkap fitur-fitur Zoom secara keseluruhan.

Menurutnya, aplikasi Zoom merupakan aplikasi video conference dengan fitur yang lengkap. Selain memiliki kualitas gambar HD, aplikasi tersebut juga memiliki alat kolaborasi bawaan seperti share screen, whiteboard, hingga file transfer yang memungkinkan pertemuan menjadi lebih interaktif.

Adapun fitur-fitur lainnya yakni keamanan (end-to-end encryption), rekaman dan transkrip, schedule, dan obrolan tim yang belum banyak terdapat di aplikasi video conference lainnya.

“Baru-baru ini Zoom juga menyediakan fitur ‘push me’ sebagai presensi mahasiswa Unair yang dapat terhubung dengan cybercampus. Nah itu salah satu fasilitas yang ada hingga dapat terhubung dengan cybercampus. Luar biasa sekali,” ungkapnya dilansir dari laman Unair.

Baca juga: Beasiswa S2 University of Cambridge 2022, Tunjangan Rp 351 Juta Per Tahun

Pengaturan Dasar Mengoperasikan Zoom

Menurut Dimas, ada beberapa pengaturan dasar pada Zoom yang harus dinonaktifkan selama forum berlangsung. Beberapa fitur yang harus di nonaktifkan sebagai berikut:

  • Embed password in meeting link for one click join
  • Allow removed participants to rejoin
  • Screen sharing all participants
  • Remote control
  • File transfer
  • Allow participants to rename themselves
  • Annotation
  • White board
  • Remote Control

Semua pengaturan tersebut wajib bagi host untuk menonaktifkannya, agar tidak ada peserta lainnya yang ikut menggunakan fitur tersebut. Sehingga forum dapat berjalan normal dan kondusif.

“Sebaiknya ketika event besar, apalagi mengundang para pejabat, sebagai host harus mematikan fitur (Embed password) itu. Sehingga pada saat klik join, meskipun ada passcode nya dapat langsung bergabung tanpa perlu mengisi. Hal tersebut penting, karena pengalaman kami, para pimpinan tidak mau repot dengan hal demikian,” tuturnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.