Kompas.com - 24/09/2021, 08:54 WIB
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah. DOK. KEMENDIKBUD RISTEKMendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyatakan, 100.000 guru honorer dari seluruh Indonesia segera diangkat menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Hasil sementara, dari 326.476 formasi yang ada pelamarnya, hampir 100.000 guru honorer akan diangkat jadi guru PPPK," kata Nadiem melansir laman Kemendikbud Ristek, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Nadiem Makarim Minta Kampus Tak Takut Buka PTM Terbatas

Namun, kata dia, setelah mendengarkan aspirasi masyarakat dan mempertimbangkan kemungkinan afirmasi tambahan, dia telah meminta Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk menunda pengumuman seleksi guru PPPK.

Hal itu agar bersama-sama dapat bisa membahas optimalisasi hasil seleksi dan pertimbangan afirmasi.

"Kemendikbud Ristek mendengarkan aspirasi masyarakat dan sedang memperjuangkan kebijakan afirmasi tambahan untuk daerah-daerah yang kekurangan guru, peserta di atas 50 tahun, dan lain sebagainya," jelas Mendikbud Ristek.

Dia juga mempertegas sikap kementerian, di mana Kemendikbud Ristek mengambil posisi secara garis besar sama dengan Komisi X, yaitu harus memperjuangkan afirmasi bagi kelompok-kelompok guru honorer tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan perjuangkan walaupun itu bukan sepenuhnya keputusan Kemendikbudristek (melainkan keputusan Panselnas)," tegas dia.

Hal kedua yang dipertegas Nadiem Makarim adalah terkait tes seleksi.

Dia menyebut, tes seleksi tetap penting dan diatur oleh undang-undang (UU).

Baca juga: Kemendikbud Ristek: Penularan Covid-19 di Sekolah Saat PTM Terbatas Relatif Kecil

"Kemendikbud Ristek juga mempertimbangkan masukan dari pakar-pakar pendidikan tentang pentingnya menjaga integritas proses seleksi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa Indonesia," ujar Nadiem Makarim.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.