Kompas.com - 27/08/2021, 14:56 WIB
Dirjen Dikti Prof. Nizam pada webinar Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan angkatan kedua secara daring gelaran Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) berkolaborasi dengan PT Paragon Technology and Innovation, Jumat (25/6/2021).

Adapun kegiatan ini digelar oleh Tangkapan layar Zoom Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP)Dirjen Dikti Prof. Nizam pada webinar Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan angkatan kedua secara daring gelaran Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) berkolaborasi dengan PT Paragon Technology and Innovation, Jumat (25/6/2021). Adapun kegiatan ini digelar oleh
|

KOMPAS.com - Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim awal 2020 hingga kini terus berjalan.

Meski dunia sedang dilanda pandemi Covid-19, tetapi Kebijakan Kampus Merdeka tetap diimplementasikan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Hal ini penting, karena menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Ristek, Prof. Nizam, sekarang bangsa Indonesia sedang menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca juga: Simak Implementasi Kampus Merdeka di PTN dan PTS Ini, Semua Demi SDM Unggul

Tentu tujuannya tak lain agar cita-cita menuju generasi emas 2045 bisa tercapai. Apalagi Indonesia bakal segera memasuki bonus demografi yang dimulai pada 2030 mendatang.

"Pendidikan itu penting jika Indonesia ingin jadi negara maju. Hanya saja, tantangannya masih cukup berat," ungkap Nizam pada webinar Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan angkatan kedua secara daring, Jumat (25/6/2021).

Terkait Kampus Merdeka, Prof. Nizam berharap melalui pendidikan tinggi mampu menciptakan SDM unggul. "Sekarang mahasiswa bisa kuliah lintas prodi selama satu semester. Ini gunanya agar mahasiswa bisa mengembangkan potensi diri melalui pembelajaran yang fleksibel," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikatakan Prof. Nizam, ada 9 kegiatan di Kampus Merdeka, yakni:

  • Pertukaran mahasiswa
  • Magang
  • Mengajar di sekolah
  • Penelitian
  • Proyek kemanusiaan
  • Kewirausahaan mahasiswa
  • Studi/proyek mandiri
  • Membangun desa
  • Bela negara

Implementasi Kampus Merdeka di UGM

Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), YogyakartaShutterstock/Fajar Tri Amboro Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta

Berbicara mengenai Kampus Merdeka di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berikut beberapa perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan Kampus Merdeka.

Salah satunya Universitas Gadjah Mada (UGM). Di UGM langsung merespon kebijakan pemerintah tersebut dengan mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 14 Tahun 2020 tentang Kerangka Dasar Kurikulum (KDK).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.