Kompas.com - 23/08/2021, 18:46 WIB
Ilustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021) ANTARA FOTO/SYIFA YULINNASIlustrasi: Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021)
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Bagi pasien positif Covid-19 bergejala, bisa mengalami sesak nafas. Bahkan pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) bisa mengalami sesak dan gagal napas yang diduga karena saturasi tiba-tiba menurun atau drop.

Pasien Covid-19 yang mengalami gejala sesak nafas sangat membutuhkan tabung oksigen. Bahkan karena lonjakan pasien Covid-19, tabung oksigen sempat mengalami kelangkaan belum lama ini.

Namun di tengah kondisi langkanya tabung oksigen, sempat muncul video hoaks membuat oksigen dengan aerator akuarium.

Masyarakat jangan sampai salah pakai karena fungsi tabung oksigen dengan fungsi aerator udara sangat berbeda. Dari segi prinsip dan teknis pembuatannya pun berbeda sehingga penggunaan dua alat ini juga berbeda.

Baca juga: Mahasiswa Unair Manfaatkan Kulit Pisang untuk Perawatan Luka Modern

Beda aerator akuarium dan tabung oksigen

Dosen Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Fery Eko Pujiono menjelaskan, pasien yang menderita sesak nafas membutuhkan suplai oksigen dari tabung oksigen.

Menurut dia, oksigen dari tabung oksigen memiliki kandungan oksigen antara 99 hingga 100 persen. Sedangkan cara kerja aerator seperti menghembuskan udara normal dengan kandungan oksigen hanya 20 persen saja. Penggunaannya pun hanya untuk melarutkan oksigen ke dalam air.

"Aerator digunakan untuk ikan atau di akuarium saja. Alat ini untuk menghasilkan dissolved oxygen atau oksigen yang terlarut dalam air. Keberadaan dissolved oxygen ini dibutuhkan ikan untuk bernafas di dalam air," terang Fery Eko seperti dikutip dari akun Instagram IIK Bhakti Wiyata, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Maba FT Unnes Pecahkan Rekor MURI Ilusi Optik Pertama di Indonesia

Fery menekankan, tidak tepat jika aerator digunakan untuk menyuplai oksigen bagi pasien sesak nafas, terutama pasien Covid-19.

Oksigen dihasilkan dari cara ini

Fery menerangkan, keberadaan oksigen murni ini bisa dihasilkan melalui beberapa cara. Salah satu peristiwa alamiah yang menghasilkan oksigen yakni proses fotosintesis pada tumbuhan.

Tumbuhan memanfaatkan karbon dioksida dari udara dan uap air. Kemudian saat berfotosintesa, tumbuhan bisa menghasilkan glukosa, energi dan oksigen ini sendiri.

Baca juga: Alumnus UMM Bagikan Cerita Raih Beasiswa LPDP dan Kuliah di Kanada

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.