Kompas.com - 13/06/2021, 15:17 WIB
Ilustrasi guru dan siswa di sekolah Dok. Ditjen GTK KemdikbudIlustrasi guru dan siswa di sekolah

KOMPAS.com - Meski seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru belum diumumkan kapan seleksinya dibuka, namun dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud Ristek menunjukan antusiasme pemerintah daerah terhadap program penerimaan satu juta guru masih rendah.

Berdasarkan data yang masuk per 3 Juni 2021, jumlah kebutuhan Guru PPPK tahun 2021 sebesar 1.002.616. Tapi, baru sebanyak 536.439 yang diusulkan pemerintah daerah atau 54 persen dari kuota yang tersedia.

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) membagi kebutuhan ASN menjadi tiga golongan yaitu CPNS, PPPK dan Sekolah Kedinasan.

PPPK sendiri sudah diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 dan turunannya pada PP 11 Tahun 2017, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Baca juga: Ini Tiga Tes Kompetensi Seleksi PPPK Guru 2021

Namun, masih ada 58 kota/kabupaten yang tidak mengajukan usulan pengisian formasi termasuk di Papua dan Papua Barat.

Sementara Kementerian Agama hanya memperoleh kuota 20.441 berdasarkan sistem di data pokok pendidikan (Dapodik) yang menjadi acuan KemenPAN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Agus Sartono mengatakan, untuk mempercepat rekrutmen kebijakan formasi 1 juta guru yang dibuka pemerintah, maka diperlukan terobosan kebijakan.

Menurutnya, kolaborasi dan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta dukungan regulasi dibutuhkan agar rekrutmen 1 juta guru tahun 2021 terlaksana.

"Kami sangat menyayangkan daerah masih banyak yang tidak mengajukan formasi untuk satu juta guru," tegas Agus Sartono pada rapat koordinasi tingkat Eselon I tentang persiapan rekrutmen 1 juta guru yang berlangsung secara virtual, dilansir dari laman anggunpaud.

Minimnya usulan pemerintah daerah terhadap kebijakan rekrutmen 1 juta guru ini diketahui karena kekhawatiran daerah dalam penganggaran gaji dan tunjangan dari APBD yang terbatas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X