Kompas.com - 17/04/2021, 13:50 WIB
Sekitar seratus anak dari Rusunawa Marunda mengunjungi Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014). KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADOSekitar seratus anak dari Rusunawa Marunda mengunjungi Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014).
|
Editor Dian Ihsan


KOMPAS.com - Mendekati tahun ajaran baru, semua satuan pendidikan terus berbenah agar siap melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Dari hasil survei penjaringan pengisian instrumen oleh 137 Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota dari 7 provinsi regional Pulau Sumatera, sebagian besar kabupaten/kota, komite sekolah, orangtua/wali dan pemerintah daerah sangat mendukung pelaksanaan PTM segera dimulai.

Survei ini dilakukan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Sosialisasi PAUD Berkualitas Regional 2 di Medan, Sumatera Utara, 14 hingga 17 April 2021.

Dalam agenda tersebut juga dilakukan survei terkait pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Baca juga: Matangkan Kuliah Tatap Muka, Undip Lakukan 3 Cara Ini

Mendukung dilakukan PTM

Berdasarkan hasil analisis isian instrumen diperoleh data antara lain:

  • Sebanyak 5 persen kabupaten/kota menyatakan bahwa seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) sudah divaksin.
  • Sebanyak 23 persen kabupaten/kota menyatakan bahwa lebih dari 50 persen PTK sudah divaksin.
  • Sebanyak 31 persen kabupaten/kota menyatakan bahwa kurang dari 50 persen PTK sudah divaksin.
  • Sebanyak 40 persen kabupaten/kota menyatakan bahwa seluruh PTK belum divaksin.
  • Hasil rekomendasi pembelajaran di masa pandemi Covid -19, sebagian besar kabupaten/kota di regional Sumatera merekomendasikan pembelajaran tatap muka sebanyak 79 persen.
  • Sedangkan kabupaten/kota yang meminta dilakukan kombinasi antara PTM dan Belajar Dari Rumah (BDR) sebanyak 19 persen.

"Sebanyak 2 persen kabupaten/kota karena masih berada di zona merah, berharap BDR diterapkan," kata Direktur PAUD, Muhammad Hasbi seperti dikutip dari laman Ruang Guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Direktorat SMA: Ini 6 Prosedur Kantin Sekolah di Era Kebiasaan Baru

Sebagian besar kabupaten/kota sudah memiliki surat edaran bupati/walikota/dinas mengenai pelaksanaan PTM dan pendidik siap vaksinasi. Sehingga satuan PAUD siap melaksanakan tatap muka terbatas. 

Menurut Muhammad Hasbi, adanya SKB 4 menteri merupakan dasar hukum yang kuat dan dapat menjadi rujukan pembuatan turunannya. Sehingga data kesiapan sekolah perlu dirapikan terutama mengenai pemetaan data satuan PAUD.

"Jika data belum siap, maka segera dipersiapkan. Perlu mapping satuan yang sudah siap untuk PTM. Sambil menunggu regulasi, SOP mulai dirancang," terang Hasbi.

Baca juga: Siswa, Ini Lho Makna Lambang Osis di Seragam Kalian

Kesiapan tiap daerah memang berbeda. Hal ini  juga erat kaitannya dengan zona penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X