Kompas.com - 13/03/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|

KOMPAS.com - Belakangan ini media sosial (medsos) tengah hangat memperbincangkan tentang fenomena ghosting.

Ghosting merupakan Bahasa Inggris yang mempunyai makna dalam bahasa Indonesia berbayang.

Namun setelah viral di media sosial, ghosting juga dimaknai dalam hal lain. Bagi kalian yang belum tahu, ghosting adalah pemutusan komunikasi sepihak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Dari segi psikologis, Dosen Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Ilham Nur Alfian, M.Psi., mengungkapkan, fenomena ghosting adalah fenomena yang wajar dalam proses komunikasi dalam sebuah relasi.

Baca juga: Banyak Hoaks Info Kesehatan di WhatsApp, Ini Kata Dosen Unpad

Fenomena ghosting

Menurut Ilham, fenomena ghosting telah ada bahkan sebelum adanya pola komunikasi media sosial.

Perkembangan teknologi informasi memiliki pengaruh besar terhadap model-model media sosial dan fenomena ghosting. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi ada situasi memang ketika orang itu kemudian memutus hubungan atau komunikasi karena ada beberapa sebab. Bisa jadi sebabnya itu salah satunya sudah nggak merasa nyaman lagi berkomunikasi atau menjalin hubungan dengan partnernya," terang Ilham seperti dikutip dari laman unair.ac.id, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Apa itu Love Scam dan Upaya Pencegahannya? Begini Kata Dosen UGM

Pandemi pengaruhi pola komunikasi

Ilham menerangkan, dalam situasi pandemi memiliki pengaruh tersendiri dalam pola komunikasi dengan adaptasi baru.

Permasalahan ghosting, lanjut Ilham, dapat muncul begitu saja dalam situasi ini. Hal tersebut karena orang-orang merasa tidak ada sesuatu yang bervariasi dalam proses interaksi jika tidak dilakukan secara langsung.

Ilham mengungkapkan, para korban ghosting sebenarnya akan lebih mudah beradaptasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.