Kompas.com - 27/02/2021, 05:37 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi Vaksin Covid-19.
|

KOMPAS.com - Beberapa hari yang lalu, pemerintah telah mulai melakukan vaksinasi pada guru dan tenaga kependidikan.

Bahkan ditarget, vaksin guru bisa selesai pada akhir Juni 2021. Dengan harapan, pada bulan Juli bisa dilaksanakan sekolah tatap muka.

Terkait vaksin guru, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memastikan guru honorer juga mendapatkan vaksin.

Hal ini dilakukan demi menghindari terjadinya pembedaan status dalam dunia pendidik dan tenaga kependidikan. Mengingat, 5 juta tenaga pendidik baik guru maupun dosen mendapatkan prioritas vaksinasi pada tahap kedua.

Baca juga: Presiden Jokowi: Jika Vaksin Guru Selesai, Juli Bisa Sekolah Tatap Muka

"Jangan sampai terjadi pembedaan status. Karena, semua sama-sama langsung bertatap muka dengan masyarakat," ujar Hetifah seperti dikutip dari laman DPR RI, Jumat (26/2/2021).

"Data Pokok Pendidikan (Dapodik) harus akurat, jangan sampai ada yang tidak mendapatkan karena permasalahan administrasi," imbuhnya.

Tetap jalankan protokol kesehatan

Tentunya dia juga berharap, dengan mulai berjalannya vaksinasi maka belajar tatap muka bisa segera kembali berjalan secara normal.

Karena, pembelajaran jarak jauh yang sudah berlangsung selama setahun ini akibat dampak dari pandemi Covid-19 menimbulkan banyaknya kesenjangan.

Meski demikian, dia mengingatkan kepada guru, dosen dan tenaga kependidikan agar tetap menjalankan protokol kesehatan meski sudah mulai mendapatkan vaksin.

Seperti melalui sistem shift, jaga jarak meja, dan wajib untuk menggunakan masker bagi masyarakat luas.

Tak hanya itu saja, harapan lain juga ditujukan pada segenap orangtua dan institusi pendidikan terus dapat berkolaborasi dalam mempersiapkan penerapan protokol kesehatan dalam beberapa bulan kedepan.

Sedangkan yang terakhir, ia menekankan seluruh stakeholder dapat terus memantau perkembangan untuk memutuskan langkah terbaik.

"Komisi X DPR RI mengingatkan kepada seluruh jajaran stakeholder untuk dapat terus melihat perkembangan," terangnya.

Baca juga: Komisi X DPR: Belajar Daring, Semua Harus Saling Menguatkan

"Kita lihat beberapa bulan kedepan, bagaimana efektivitas vaksin ini dalam menghambat penyebaran virus. Semoga semua berjalan lancar," harap Hetifah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X