Siswa SMKN 1 Sumedang Dididik Jadi Bos, Seperti Ini Pembelajarannya

Kompas.com - 02/11/2020, 13:19 WIB
Elis Harawati menunjukkan lampu LED inovasi siswanya. DOK.Laman Disdik JabarElis Harawati menunjukkan lampu LED inovasi siswanya.
|

KOMPAS.com - Siswa SMA setelah lulus biasanya akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Sedangkan lulusan SMK lebih banyak terjun ke dunia industri.

Namun, khusus lulusan SMK yang satu ini tidak sekedar hanya dididik menjadi pegawai industri saja, tetapi juga harus menjadi konglomerat atau bos.

Demikian diungkapkan Kepala SMKN 1 Sumedang, Elis Harawati yang telah menerapkan program Sekolah Pencetak Wiruasaha (SPW).

"Kami tidak hanya menyiapkan anak-anak sebagai pegawai, tapi juga menjadi bos," ujarnya seperti dikutip dari laman Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, untuk menunjang tujuan itu dia mengoptimalkan pendidikan kewirausahaan dengan program SPW.

Baca juga: Siswa, Yuk Mengenal Profesi di Bidang Penerbangan

Terlebih, pada tahun ini sekolahnya mendapatkan bantuan Pembelajaran Kreatif Kewirausahaan (PKK) dari Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud).

"Dengan bantuan tersebut, teaching factory kita maksimalkan. Dari modal tersebut, anak-anak bisa termotivasi dan berinovasi dengan kreativitas di tiap jurusan masing-masing," tambahnya.

Lebih jauh, Elis menjelaskan bahwa dari 10 kompetensi keahlian di sekolah, lima di antaranya telahmengembangkan kewirausahaan. Yakni:

1. Teknik pengelasan

Para siswa telah menerima banyak pesanan pembuatan alat penunjang aktivitas di rumah, seperti pembuatan rak, pagar hingga pot hidroponik. "Mereka juga telah masuk kelas industri Komatsu khusus pengelasan," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X