Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/10/2020, 10:09 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Hari ini, Kamis (1/10/2020), Bangsa Indonesia tengah memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Hari Kesaktian Pancasila di tahun 2020 berlangsung di tengah pandemi, di tengah krisis yang tengah melanda negeri.

Meski begitu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan lilin-lilin Pancasila justru menjadi penerang di tengah pandemi.

"Di masa pandemi seperti sekarang, mungkin terasa sulit membayangkan sisi positif dari bencana yang melanda. Karena pandemi ini, kita secara bersamaan mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi dan krisis pembelajaran," papar Nadiem dalam Pidato Mendikbud Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Mahasiswa S1-S3, Ini Cara Daftar Beasiswa Unggulan dari Kemendikbud

Tetapi, lanjut dia, di saat sulit seperti ini, sila-sila Pancasila justru terlihat jelas mendarah daging di masyarakat.

"Ada begitu banyak pahlawan Pancasila yang menyalakan lilin-lilin kemanusiaan di lingkungannya masing-masing," imbuh dia.

Guru dan orangtua pun menjadi Pahlawan Pancasila

Lilin Pancasila, lanjut Nadiem, terlihat menyala dalam pengorbanan tenaga medis yang mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan pasien Covid-19.

Lilin tersebut juga menyala dalam diri mahasiswa yang di tengah tantangan pembelajaran daring masih menyalonkan diri sebagai sukarelawan dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Seperti Ini Cara dan Syarat Dapatkan Kartu Indonesia Pintar

"Kita melihat lilin Pancasila dinyalakan oleh guru-guru yang mendatangi rumah pelajar di daerah-daerah terpencil agar mereka masih bisa belajar," ucap Nadiem.

Lilin Pancasila, lanjutnya, menyala saat orangtua yang setelah seharian mencari nafkah masih sempat membaca dan bermain dengan anaknya yang kesepian di rumah.

Lilin Pancasila juga terlihat menyala di dalam kepemimpinan di masa krisis.

"Kita melihat pemimpin-pemimpin di sektor pemerintahan dan swasta yang mengambil risiko dan bergerak cepat untuk meringankan penderitaan masyarakat. Kita melihat pengusaha kecil yang mengorbankan labanya agar karyawannya tidak perlu dilepas walaupun pelanggan lenyap," paparnya.

Termasuk para pemimpin umat di tempat-tempat ibadah yang menggalangkan dana untuk membantu rakyat yang agamanya berbeda dari dirinya.

Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2020

Lilin Pancasila juga menyala saat seniman-seniman se-Nusantara dalam kondisi ekonomi terpuruk masih menyelenggarakan pertunjukan seni secara daring untuk mengingatkan rakyat betapa indahnya kebinekaan Indonesia.

Hari Kesaktian Pancasila, terang Nadiem, mengingatkan betapa besar pengorbanan nenek moyang kita untuk bangsa ini.

"Pancasila sebagai pusaka negara Indonesia harus menyala di hati kita masing-masing dalam setiap perbuatan kecil dan besar yang bisa kita lakukan bagi sesama. Selamat hari kesaktian Pancasila," pungkas Nadiem

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com