Keren, Sekolah Ini Undang Enes Kanter Pebasket NBA Jadi Guru Tamu Belajar di Rumah

Kompas.com - 13/04/2020, 16:30 WIB
Enes Kanter, pemain profesional NBA hadir sebagai guru tamu atau guest teacher untuk berbagi inspirasi kepada para siswa melalui aplikasi Zoom (11/4/2020). DOK. EDUVERSALEnes Kanter, pemain profesional NBA hadir sebagai guru tamu atau guest teacher untuk berbagi inspirasi kepada para siswa melalui aplikasi Zoom (11/4/2020).

KOMPAS.com - Belajar dari rumah tidak melulu soal akademis atau lembar soal. Belajar dari rumah perlu juga membangun siswa secara holistik atau menyeluruh, termasuk pendidikan karakter dan juga "life skill" atau kecakapan hidup.

Dengan tujuan ini, beberapa sekolah mitra Eduversal mengundang Enes Kanter, pemain profesional NBA, sebagai guru tamu atau guest teacher untuk berbagi inspirasi kepada para siswa melalui aplikasi Zoom (11/4/2020).

Program ini juga disiarkan secara langsung melalui Youtube live streaming dan tak kurang dari 500 siswa SMP dan SMA ikut berpartisipasi.

Beberapa sekolah mitra Eduversal yang ikut berpartispasi antara lain; Pribadi Bilingual Boarding Depok, Kharisma Bangsa, Pribadi Bandung, Semesta Bilingual, Fatih Bilingual, Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual, Kesatuan Bangsa, Prestige, Banua Bilingual, dan Cahaya Rancamaya.

Dalam perbincangan, Enes Kanter memotivasi para siswa agar tetap mempunyai semangat belajar di saat kondisi sulit sekalipun. Beberapa siswa juga diperkenankan mengajukan pertanyaan kepada Enes.

Baca juga: Belajar di Rumah, 6 Langkah Beri Siswa Tugas Membahagiakan

Soal NBA tertunda karena corona

Dalam acara yang dimoderatori oleh penanggung jawab program Mehmet Cetin, Enes memulai percakapan itu dengan menanggapi pertanyaan tentang penundaan musim NBA.

Bagi Enes, NBA adalah salah satu ajang yang bagus dan memberikan banyak kesempatan dan peluang untuk para tim yang bertanding. Ketika ini ditunda, banyak orang yang sedih dan kecewa, banyak orang mempunyai harapan besar dan sangat mencintai permainan basket.

"Sesuatu yang besar sedang terjadi di dunia ini, banyak orang kehilangan keluarga, rumah, pekerjaan, bisnis yang hancur, bahkan kehidupannya. Hal terpenting saat ini adalah keamanan dan kesehatan manusia," Enes menjelaskan.

Enes melanjutkan, "Barulah ketika semuanya membaik, kita bisa meninjau langkah berikutnya."

Disinggung soal Covid-19, Enes berpesan agar para siswa yang belajar di rumah tetap menjaga jarak dengan lingkungannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X