Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Promo Tambah Daya Listrik PLN Hanya Rp 271.023, Spesial Sambut Tahun Baru 2024

Kompas.com - 26/12/2023, 09:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perusahaan Listrik Negara atau PT PLN (Persero) memberikan promo tambah daya listrik dalam rangka menyambut tahun baru 2024.

Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram PT PLN, @pln_id, Sabtu (24/12/2023).

"GELEGAR AKHIR TAHUN 2023. Ini Promo Tambah Daya yang paling ditunggu-tunggu! Bukan PLN Mobile kalo ga pol-polan kasih promo ke Electrizen," tulis unggahan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, program bertajuk "Gelegar Akhir Tahun 2023" ini merupakan apresiasi kepada para pelanggan.

"Dalam momen hari raya Natal dan tahun baru 2024 ini, PLN ingin memberi kado manis bagi para pelanggan setia kami lewat promo spesial tambah daya," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (25/12/2023).

Berlaku sejak 24 Desember hingga 31 Januari 2024, Gregorius berharap promo akhir dan awal tahun ini dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan harga lebih ringan.

Baca juga: Semua Meteran Listrik Konvensional Akan Diganti Jadi Smart Meter AMI, PLN Pastikan Gratis


Syarat promo tambah daya listrik PLN

Gregorius menyampaikan, pelanggan dapat menikmati promo tambah daya hanya dengan membayar Rp 271.023 untuk semua golongan tarif listrik hingga daya 5.500 volt ampere (VA).

Biaya tersebut terhitung jauh lebih murah dari harga normal yang dapat mencapai jutaan rupiah.

Misalnya, untuk pelanggan 450 VA yang ingin menambah daya listrik menjadi 5.500 VA, seharusnya perlu mengeluarkan biaya hingga Rp 4.893.450.

"Namun dengan promo ini, kini cukup membayar sebesar Rp 271.023," jelas Gregorius.

Promo tambah daya periode hingga Januari 2024 ini berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 1 phasa semua golongan tarif.

Berikut sejumlah syarat mendapatkan promo tambah daya listrik PLN:

  • Pelanggan melakukan pembelian token minimal Rp 50.000 atau pembayaran listrik melalui aplikasi PLN Mobile
  • Hanya berlaku untuk transaksi tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile.

Baca juga: Mengenal Smart Meter AMI dan Cara Kerjanya, Biaya Tagihan Listrik Tak Berubah

Halaman:

Terkini Lainnya

Sejarah Head to Head Indonesia Vs Uzbekistan, 6 Kali Bertemu dan Belum Pernah Menang

Sejarah Head to Head Indonesia Vs Uzbekistan, 6 Kali Bertemu dan Belum Pernah Menang

Tren
Shin Tae-yong, Dulu Jegal Indonesia di Piala Asia, Kini Singkirkan Korea Selatan

Shin Tae-yong, Dulu Jegal Indonesia di Piala Asia, Kini Singkirkan Korea Selatan

Tren
Alasan Anda Tidak Boleh Melihat Langsung ke Arah Gerhana Matahari, Ini Bahayanya

Alasan Anda Tidak Boleh Melihat Langsung ke Arah Gerhana Matahari, Ini Bahayanya

Tren
Jejak Karya Joko Pinurbo, Merakit Celana dan Menyuguhkan Khong Guan

Jejak Karya Joko Pinurbo, Merakit Celana dan Menyuguhkan Khong Guan

Tren
10 Hewan Endemik yang Hanya Ada di Indonesia, Ada Spesies Burung hingga Monyet

10 Hewan Endemik yang Hanya Ada di Indonesia, Ada Spesies Burung hingga Monyet

Tren
Kemendikbud Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris untuk SD, Pakar Pendidikan: Bukan Menghafal 'Grammar'

Kemendikbud Akan Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris untuk SD, Pakar Pendidikan: Bukan Menghafal "Grammar"

Tren
Semifinal Piala Asia U23 Indonesia Vs Uzbekistan Tanpa Rafael Struick, Ini Kata Asisten Pelatih Timnas

Semifinal Piala Asia U23 Indonesia Vs Uzbekistan Tanpa Rafael Struick, Ini Kata Asisten Pelatih Timnas

Tren
Gempa M 4,8 Guncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,8 Guncang Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Tren
Soal Warung Madura Diimbau Tak Buka 24 Jam, Sosiolog: Ada Sejarah Tersendiri

Soal Warung Madura Diimbau Tak Buka 24 Jam, Sosiolog: Ada Sejarah Tersendiri

Tren
Kapan Pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U23 2024?

Kapan Pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U23 2024?

Tren
Penelitian Ungkap Memelihara Anjing Bantu Pikiran Fokus dan Rileks

Penelitian Ungkap Memelihara Anjing Bantu Pikiran Fokus dan Rileks

Tren
Swedia Menjadi Negara Pertama yang Menolak Penerapan VAR, Apa Alasannya?

Swedia Menjadi Negara Pertama yang Menolak Penerapan VAR, Apa Alasannya?

Tren
Bisakah BPJS Kesehatan Digunakan di Luar Kota Tanpa Pindah Faskes?

Bisakah BPJS Kesehatan Digunakan di Luar Kota Tanpa Pindah Faskes?

Tren
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas di Indonesia pada April 2024

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas di Indonesia pada April 2024

Tren
Muncul Kabar Dita Karang dan Member SNSD Ditahan di Bali, Ini Penjelasan Imigrasi

Muncul Kabar Dita Karang dan Member SNSD Ditahan di Bali, Ini Penjelasan Imigrasi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com