Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal UAS Kimia: Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia

Kompas.com - 26/12/2020, 19:17 WIB
Silmi Nurul Utami,
Rigel Raimarda

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Amonia digunakan untuk obat-obatan, pembuatan nilon, pembuatan rayon, pupuk tanaman, bahan bakar, bahkan sebagai bahan peledak.

Sedangkan alumunium digunakan sebagai rangka konstruksi dan juga bahan dasar pembuat pesawat karena strukturnya yang kuat, anti karat, namun juga ringan. 

Namun tahukah kamu bagimana amonia dan rayon dibuat secara besar-besaran dalam industri? Untuk mengetahuinya proses pembuatan kedua, marilah kita simak pembahasan berikut ini!

Soal dan Pembahasan

1. Friedrich Wohler membuktikan bahwa senyawa organik dapat dibuat dari senyawa anorganik. Penemuan ini didasari penemuan urea dari…

Jawaban: Amonium Sianat

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Friedrich Wohler adalah seorang ahli kimia asal Jerman yang dapat membuat urea di laboratorium tanpa ginjal hidup, atau orang pertama yang dapat membuat senyawa organik dari senyawa anorganik.

Proses pembuatan senyawa organik ammonia dimulai dengan pembentukan ammonium sianat dari timbal sianat dan ammonia yang direaksikan didalam air:

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Reaksi pembuatan urea dalam laboratorium

Reaksi timbal sianat dan ammonia dalam air kemudian menghasilkan ammonium sianat. Ammonium sianat jika diberi panas akan terurai menjadi ammonia dan asam sinat yang kemudian terjadi reaksi bolak-balik pembentukan urea atau (NH2)2CO.

Baca juga: Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Dilansir dari The Molecule of the Month, dalam kehidupan manusia urea digunakan sebagai bahan obat penanang, bahan pembuatan resin, pemisah campuran pada industri, juga untuk pupuk tanaman.

2. Jelaskan bagaimana cara pembuatan alumunium!

Jawaban:

Alumunium merupakan unsur logam yang kelimpahannya cukup tinggi di Bumi. Alumunium ditambang dari bumi dan didaptkan dalam bentuk oksidanya dan disebut sebagai bijih bauksit.

Produksi alumunium dalam industry dilakukan dengan ekstraksi bijik bauksit menjadi serbuk putih alumunium oksida atau alumina. Serbuk putih alumunium oksida kemudian akan diubah menjadi alumunium melalui proses Hall-Heroult.

Dilansir dari BBC, proses Hall-Heroult diawali dengan peleburan bijih bauksit yang telah dirubah menjadi serbuk oksida alumunium dalam suhu tinggi sekitar 2000 derajat celcius.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com