Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Morfem: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Kompas.com - 20/05/2024, 20:00 WIB
Astrid Riyani Atmaja,
Silmi Nurul Utami

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kata terdiri dari komponen penyusun supaya menjadi sebuah kata yang bermakna dan dapat dipahami. Salah satu komponen penyusun kata adalah morfem. Pernahkah kamu mendengar istilah morfem?

Morfem adalah unit linguistik terkecil dari sebuah kata yang memiliki makna leksikal dan makna gramatikal.

Dalam bahasa, morfem dapat digambarkan sebagai sebuah kata atau imbuhan yang menempel pada kata untuk membentuk makna baru.

Imbuhan tersebut meliputi prefiks, sufiks, infiks, maupun konfiks.

Baca juga: Pengertian Imbuhan Prefiks, Sufiks, dan Infiks

Morfem berfungsi untuk memberikan makna terhadap sebuah kata, sehingga kata tersebut memiliki peran yang berguna dalam susunan kalimat.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai morfem, simaklah contoh berikut ini:

  • Kata "kursi" terdiri dari satu morfem.

  • Kata "cair" terdiri dari satu morfem.

  • Kata "buka" terdiri dari satu morfem.

  • Kata "mencair" terdiri dari dua morfem, yaitu imbuhan "men-" dan kata "cair". Imbuhan tersebut menunjukkan sebuah proses dari sifat "cair". 

  • Kata "terbuka" terdiri dari dua morfem, yaitu imbuhan "ter-" dan kata "buka". Imbuhan tersebut berfungsi untuk menjelaskan sifat dari kata kerja "buka".

  • Kata "kekecilan" terdiri dari tiga morfem, yaitu prefiks "ke-", kata sifat "kecil", dan sufiks "-an". Kedua imbuhan tersebut berfungsi untuk memberi makna melampaui dari kata sifat "kecil".

Baca juga: Klasifikasi Bunyi Bahasa: Fonem, Fon, dan Alofon

Secara umum, morfem dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Morfem bebas
  • Morfem terikat

Morfem bebas

Morfem bebas adalah morfem yang bisa berdiri sendiri sebagai satu kata yang bermakna. Artinya, kata tersebut sudah dapat dipahami maknanya tanpa kehadiran morfem-morfem lain.

Morfem bebas meliputi semua kata dasar yang memiliki makna. Kata-kata tersebut menjadi sebuah dasar untuk membentuk morfem terikat.

Contoh dari morfem bebas adalah kata "keluarga" yang merupakan kata dasar. Begitu pula dengan kata "kekeluargaan" yang hanya terdiri dari satu morfem bebas, yaitu kata "keluarga".

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Simbol-simbol Tradisi dalam Budaya Jawa

Simbol-simbol Tradisi dalam Budaya Jawa

Skola
Simbolisme Religi dalam Budaya Jawa

Simbolisme Religi dalam Budaya Jawa

Skola
Bentuk Pertunjukan Gerak Tari Wayang Orang

Bentuk Pertunjukan Gerak Tari Wayang Orang

Skola
Tata Rias, Busana, dan Iringan Wayang Orang

Tata Rias, Busana, dan Iringan Wayang Orang

Skola
Jawaban dari Soal 'Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm'

Jawaban dari Soal "Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm"

Skola
Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Skola
Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Skola
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Skola
Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Skola
Apa Itu Kesenian Ludruk?

Apa Itu Kesenian Ludruk?

Skola
Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Skola
Garapan dan Problematika Kethoprak

Garapan dan Problematika Kethoprak

Skola
Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Skola
Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Skola
Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com