Sejarah Kebudayaan Sa-Huynh

Kompas.com - 07/12/2020, 19:00 WIB
Asia pada 200 SM, menampilkan Sa Huynh dan tetangganya. wikimedia.org/Thomas A. LessmanAsia pada 200 SM, menampilkan Sa Huynh dan tetangganya.

KOMPAS.com - Sa-Huynh adalah sebuah kebudayaan purba yang dihasilkan oleh bangsa Austronesia di kawasan Vietnam Selatan.

Nama 'Sa-Huynh' diambil dari sebuah nama kampung pesisir yang terletak di sebelah selatan kota Da Nang, Vietnam. 

Situs Sa-Huynh merupakan situs penguburan tertua di Asia Tenggara. Berdasar tes karbon, kebudayaan Sa-Huynh eksis pada waktu yang sama dengan kebudayaan Dongson.

Hasil kebudayaan Sa-Huynh

Dalam buku Sa-Huynh Related Pottery in Southeast Asia (1959) karya Wilhelm Solheim, kebudayaan Sa-Huynh merupakan budaya yang berasal dari penguburan.

Pada tahun 1909, di situs purbakala Sa-Huynh terdapat penemuan 200 tempayan (bejana) kubur yang ditempatkan secara berkelompok.

Baca juga: Sejarah Kebudayaan Dongson

Selain itu, ditemukan pula bekal kubur seperti manik-manik, kapak, gelas, wadah belanga, gelang, perunggu dan berbagai macam perhiasan lainnya.

Hasil kebudayaan Sa-Huynh memiliki karakteristik yang berbeda dengan hasil kebudayaan bangsa lain di kawasan Asia Tenggara pada masa itu. Perbedaan karakteristik dapat kita lihat melalui hiasan, teknik pembuatan serta bentuknya.

Dalam jurnal Ragam Hias Sa-Huynh Kalanay pada Tembikar Sulawesi Barat (2009) karya Ricky Meinson Binsar Simanjutak, terdapat lebih dari delapan motif hiasan dari tembikar Sa-Huynh yang dibuat melalui teknik gores dan teknik tekan.

Dalam teknik gores, pembuatan motif menggunakan alat yang tajam dan ujungnya bermata tunggal. Sedangkan dalam teknik tekan, pembuatan motif dilakukan dengan menggunakan cangkang kerang.

Tembikar sebagai salah satu unsur budaya manusia mampu merepresentasikan kehidupan manusia pada masa tersebut. Melalui tembikar, kita bisa mengerti tingkat kebutuhan dan bagaimana upaya pemenuhan kebutuhan dari sebuah peradaban.

Baca juga: Sejarah Krisis di Mesir (2011)

Persebaran Sa-Huynh ke Indonesia

Karakteristik hiasan pada kebudayaan Sa-Huynh ditemukan di hampir seluruh kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Hal tersebut menunjukkan adanya interaksi budaya antara masyarakat Sa-Huynh dengan penduduk Indonesia pada masa itu.

Pengaruh kebudayaan Sa-Huynh di Indonesia sudah mulai ada sejak masa Neolithikum. Hal tersebut dapat kita ketahui dari penemuan tembikar di beberapa situs arkeologis Indonesia, seperti Serpong (Jawa Barat), Kendeng Lembu (Jawa Timur), Minanga Sipakko (Sulawesi Barat).

Tembikar-tembikar purba di situs arkeologis Indonesia menunjukkan beberapa kesamaan dalam hal motif hiasan, bentuk dan cara pembuatan dengan hasil kebudayaan Sa-Huynh.

Baca juga: Sejarah Konflik di Kamboja (1955-1979)


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Interval Nada Harmonis dan Melodis

Interval Nada Harmonis dan Melodis

Skola
Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Skola
Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Skola
10 Patung Tertinggi di Dunia

10 Patung Tertinggi di Dunia

Skola
Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Skola
Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Skola
Gejala Listrik Dinamis

Gejala Listrik Dinamis

Skola
Ciri-Ciri Manusia Wirausaha

Ciri-Ciri Manusia Wirausaha

Skola
Definisi Kekuasaan Menurut Para Ahli

Definisi Kekuasaan Menurut Para Ahli

Skola
Tari Kancet Papatai, Tarian Perang dari Kalimantan Timur

Tari Kancet Papatai, Tarian Perang dari Kalimantan Timur

Skola
Mengapa Cheetah dan Kuda Sangat Lincah?

Mengapa Cheetah dan Kuda Sangat Lincah?

Skola
Makna Lagu Gundul-Gundul Pacul

Makna Lagu Gundul-Gundul Pacul

Skola
Tari Balean Dadas, Tarian Minta Kesembuhan dari Kalimantan Tengah

Tari Balean Dadas, Tarian Minta Kesembuhan dari Kalimantan Tengah

Skola
Apa Fungsi Kumis pada Kucing?

Apa Fungsi Kumis pada Kucing?

Skola
Siapa Pelukis Pertama di Dunia?

Siapa Pelukis Pertama di Dunia?

Skola
komentar
Close Ads X