Sejarah Krisis di Mesir (2011)

Kompas.com - 04/12/2020, 14:19 WIB
Presiden Mesir periode 1981 hingga 2011, Hosni Mubarak. AFP/STR/MONA SHARAFPresiden Mesir periode 1981 hingga 2011, Hosni Mubarak.

KOMPAS.com - Mesir merupakan negara sosial demokrasi yang terletak di kawasan Afrika Utara.

Secara geografis, Mesir memiliki letak wilayah yang strategis dalam konteks politik dan perdagangan internasional.

Selain itu, Mesir juga memiliki sumber daya alam tambang yang melimpah sebagai sumber pendapatan negara.

Banyaknya potensi yang dimiliki Mesir menjadikan negara ini dipenuhi oleh konflik kepentingan, dari regional hingga internasional. Hal inilah yang nantinya menyebabkan krisis sosial, ekonomi dan politik Mesir yang berkepanjangan.

Baca juga: Revolusi Melati dan Krisis Tunisia (2010)

Dalam jurnal Agama dan Demokrasi: Munculnya Kekuatan Politik Islam di Tunisia, Mesir dan Libya (2014) karya Muhammad Fakhry Ghafur, rezim yang berkuasa di Mesir pada umumnya mendapatkan dukungan dari militer dan negara Barat, terutama Amerika Serikat.

Dengan dominasi militer, Amerika Serikat berupaya untuk mengukuhkan kepentingan sosial, politik dan ekonomi di Timur Tengah.

Krisis Mesir masa Hosni Mubarak

Pada awal tahun 2011, Mesir terkena dampak dari fenomena Arab Spring yang mengakibatkan munculnya aksi protes dan demonstrasi terhadap rezim Hosni Mubarak.

Masyarakat menuntut adanya pelengseran rezim militeristik Hosni Mubarak yang telah berlangsung selama 30 tahun.

Dalam buku Sejarah Timur Tengah Jilid 2 (2013) karya Isawati, sejak 26 Januari 2011 jutaan warga Mesir turun ke jalan dan memadati alun-alun Tahrir, Kairo.

Para demonstran bertekad untuk tetap melakukan protes di jalanan Mesir hingga Hosni Mubarak mundur dari jabatannya.

Baca juga: Konflik Pattani di Thailand

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X