Sulitnya Realisasikan Parkir Gratis di Minimarket karena Dikuasai Ormas

Kompas.com - 18/12/2021, 06:07 WIB
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Juru parkir liar di minimarket kian meresahkan dan menjadi sorotan publik belakangan ini.

Apalagi, baru-baru ini sebuah peristiwa tidak mengenakkan terjadi di sebuah minimarket di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Seorang pelanggan dimarahi oleh juru parkir yang menguasai lahan parkir karena memberi uang Rp 2.000 dalam pecahan koin Rp 200.

Peristiwa itu dialami oleh Mentari Dwi, pelanggan minimarket Alfamidi Serdang pada Rabu (15/12/2021).

Juru parkir itu berinisial HS, dan dia berkata kasar kepada Mantari.

"Saya dicaci maki dengan kata-kata kasar dengan menyebut alat kelamin pria. Terus dia nyaris mau pukul dan narik motor saya," kata Mentari, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Saat Juru Parkir Liar Bertindak Layaknya Preman dan Setor Uang ke Ormas

Tak terima atas perlakuan kasar itu, Mentari pun melaporkan sikap juru parkir itu kepada Polsek Kemayoran.
Polisi selanjutnya mendatangi lokasi dan mengamankan HS.

Sementara itu, kepada polisi, HS mengaku bahwa uang hasil parkir yang ia kumpulkan disetorkan kepada ketua organisasi masyarakat di wilayah Kemayoran.

Parkir gratis

Di bagian lain, Regional Corporate Communication Manager PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Budi Santoso mengaku bahwa Alfamart dan Alfamidi sudah menggratiskan biaya parkir untuk pelanggan.

Pihaknya sudah memasang pengumuman tersebut di setiap gerai.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.