Benarkah Indonesia jadi Penyebab Krisis Energi di Singapura?

Kompas.com - 24/10/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi Singapura. GETTY IMAGES via BBC INDONESIAIlustrasi Singapura.

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, krisis energi terjadi di sejumlah negara, salah satunya Singapura. Krisis energi ini dinyatakan tak lepas kaitannya dengan Indonesia.

Lantas, apa penyebabnya sehingga krisis energi di Singapura berkaitan dengan Indonesia?

Mengutip Channel News Asia (CNA), Kamis (21/10/2021), regulator energi Singapura, Energy Market Authority (EMA), menyatakan, pasokan gas yang lebih rendah dari Indonesia dan dibarengi tingginya permintaan listrik dari biasanya telah membuat harga listrik di negara itu melonjak.

Singapura merupakan negara yang bergantung pada gas untuk pembangkit listrik. Negara ini pun hampir memenuhi semua kebutuhan energinya dengan impor.

"Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni permintaan listrik yang lebih tinggi dari biasanya di dalam negeri dan pengurangan pasokan gas alam perpipaan dari Indonesia," ungkap EMA.

Di sisi lain, harga gas alam cair (LNG) di global yang meningkat pesat saat ini turut menjadi penyebab krisis energi.

Tingginya harga gas yang berimbas pada lonjakan harga listrik di Singapura setidaknya telah membuat tiga perusahaan listrik menyetop usaha mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Krisis Energi di Singapura dan Kaitannya dengan Indonesia

Ketiganya yakni Best Electricity Supply, Ohm Energy, dan iSwitch Energy.

Sementara itu, salah satu perusahaan energi listrik lainnya, Union Power, menyatakan pada awal pekan bahwa mereka mengurangi 850 akun pelanggan, terutama komersial di tengah tarif listrik yang tinggi.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari reorganisasi bisnis.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.