Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

iPhone Basah Tak Boleh Dikeringkan dalam Beras, Ini Alternatifnya

Kompas.com - 27/02/2024, 11:15 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.comApple baru-baru ini merilis kebijakan baru terkait langkah untuk mengatasi ponsel yang basah.

Perusahaan tersebut kini memperingatkan pengguna iPhone agar tidak memasukkan ponsel basah ke dalam beras.

Dalam panduan baru, Apple memberi tahu pengguna iPhone secara eksplisit apa yang tidak boleh dilakukan ketika peringatan "Liquid Detected" muncul di layar.

"Jangan masukkan iPhone Anda ke dalam sekantong beras. Hal ini dapat menyebabkan partikel kecil beras merusak iPhone Anda," kata Apple, dikutip dari CBS News.

Baca juga: Viral, Twit Putar Lagu Stray Kids Miroh Bisa Perbaiki Speaker HP Kemasukan Air, Benarkah?


Selain itu, ketika peringatan "Liquid Detected" muncul pada layar ponsel, pengguna dilarang mengisi daya perangkat hingga ponsel dan kabel benar-benar kering.

Pasalnya, hal itu dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ponsel.

"Jika Anda mengisi daya iPhone saat konektor Lightning atau USB-C basah, konektor atau kabel dapat terkorosi dan menyebabkan kerusakan permanen atau berhenti berfungsi, sehingga menyebabkan masalah konektivitas pada iPhone atau aksesori Anda," ujarnya.

Baca juga: Viral, Foto Penjual Soto Berjualan Pakai Apple Vision Pro, Ini Penjelasan Pemilik Warung

Diamkan ponsel hingga kering

Sebagai alternatif, pengguna iPhone perlu memastikan ponsel tak tersambung dengan adaptor daya, dikutip dari The Guardian.

Selanjutnya, pindahkan ponsel secara perlahan ke tempat kering dan letakkan dengan posisi port pengisi daya menghadap ke bawah.

Ini dilakukan agar cairan bisa mengalir keluar dari perangkan.

Kemudian, tinggalkan iPhone di tempat kering yang memiliki aliran udara.

Setelah 30 menit, pengguna iPhone dapat mencoba menyambungkan kembali perangkat ke adaptor daya. Peringatan akan menunjukkan jika masih ada cairan di dalam ponsel.

Baca juga: Apple Maps Eror Sebabkan Restoran di Australia Rugi Ratusan Juta Rupiah

Apple mencatat, butuh waktu hingga 24 jam agar perangkat benar-benar kering.

Hindari juga mencoba mengeringkannya dengan sumber panas eksternal atau udara bertekanan.

Misalnya, jangan menggunakan pengering rambut dan hindari memasukkan kapas dan benda lain ke dalam konektor untuk mencoba menyerap cairan apa pun.

Jika ponsel Anda tidak berfungsi sama sekali, segera matikan dan jangan tekan tombol apa pun.

Baca juga: Langgar Hak Cipta, Apple Watch 9 dan Ultra 2 Dilarang Dijual di Amerika Serikat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Tren
Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Tren
Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Tren
Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Tren
Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Tren
Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Kemenlu Pastikan Tidak ada WNI Jadi Korban Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Insiden Penusukan Massal di Mal Australia, 6 Orang Meninggal Dunia

Insiden Penusukan Massal di Mal Australia, 6 Orang Meninggal Dunia

Tren
Daftar Perangkat Ponsel yang Dapat Menggunakan eSIM Telkomsel

Daftar Perangkat Ponsel yang Dapat Menggunakan eSIM Telkomsel

Tren
WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

WhatsApp Berencana Memperketat Fitur Chat Lock, Percakapan Penting Semakin Terlindungi

Tren
Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Beredar Video Kodim Deiyai Diduga Diserang OPM Saat Jenazah Danramil Aradide Tiba, TNI Angkat Bicara

Tren
Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Resmi, ASN Bisa WFH pada 16-17 April 2024 untuk Perlancar Arus Balik Lebaran

Tren
Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Jasa Marga Gelar Diskon Tarif Tol 20 Persen pada Arus Balik Lebaran 2024, Simak Jadwalnya

Tren
Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Tren
Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Tren
Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com