Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Debat Cawapres 22 Desember 2023 Pukul Berapa? Ini Tema dan Panelisnya

Kompas.com - 21/12/2023, 15:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat calon wakil presiden (cawapres) perdana pada Jumat (22/12/2023) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Dua jurnalis telah ditunjuk sebagai moderator oleh KPU untuk memimpin debat cawapres yakni Liviana Cherlisa dan Alfito Deannova.

Jalannya debat akan diikuti cawapres dari masing-masing paslon, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

"Kita sepakati bersama, moderator yang akan memimpin atau memoderasi debat cawapres besok tanggal 22 Desember adalah Alfito Deannova dari Transcorp dan Liviana Cherlisa dari Kompas TV," ujar Ketua KPU Hasyim Asyari dikutip dari Kompas.com, Senin (18/12/2023).

Baca juga: Persiapan Cak Imin, Gibran, dan Mahfud MD Jelang Debat Cawapres Besok

Debat cawapres pukul berapa?

Dilansir dari Kompas.id, Hasyim mengatakan, debat cawapres pada Jumat (22/12/2023) akan berlangsung selama dua jam.

Hal tersebut dijelaskan Hasyim usai Rapat Koordinasi Persiapan Debat Cawapres dengan tim kampanye dan TV penyelenggara di Kantor KPU, Jakarta, Senin.

Masyarakat dapat menyaksikan siaran langsung debat cawapres mulai pukul 19.00 WIB.

Kompas TV telah ditunjuk sebagai salah satu TV penyiaran debat cawapres, bersama dengan Transcorp dan BTV.

Baca juga: Profil Liviana Cherlisa dan Alfito Deannova, Moderator Debat Cawapres 22 Desember 2023

Tema debat cawapres

Hasyim juga mengatakan, debat cawapres akan mengusung enam tema seputar perekonomian.

Jumlah tema debat cawapres lebih sedikit ketimbang debat capres yang digelar pada Selasa (12/12/2023).

Berikut daftar tema yang akan dibahas pada debat cawapres:

  • Ekonomi kerakyatan dan digital
  • Keuangan
  • Investasi
  • Pajak
  • Perdagangan
  • Pengelolaan APBN/APBD
  • Infrastruktur
  • Perkotaan.

Format debat cawapres

Hasyim menerangkan, format debat cawapres tidak jauh berbeda dengan debat capres.

KPU membagi debat cawapres menjadi enam segmen di mana empat di antaranya akan terjadi interaksi antarcawapres.

Simak rincian segmen debat cawapres berikut ini:

  • Segmen pertama: penyampaian visi, misi, dan program kerja
  • Segmen kedua dan ketiga: menjawab pertanyaan secara acak dari panelis. Pertanyaan akan dibacakan oleh moderator
  • Segmen keempat dan kelima: tanya jawab antarcawapres
  • Segmen keenam: penyampaian kalimat penutup oleh cawapres mengenai tema debat.

Daftar panelis debat cawapres

KPU telah menunjuk 11 orang sebagai panelis debat cawapres. Mereka terdiri dari akademisi, birokrat, ekonom, dan organisasi non-pemerintah.

Dilansir dari Kompas.com, Senin, berikut daftar panelis debat cawapres:

1. Alamsyah Saragih (Anggota Ombudsman RI Periode 2016-2020)

2. Adhitya Wardhono (Ekonom dan Pengajar FEB Universitas Jember)

3. Agustinus Prasetyantoko (Ekonom dan Rektor Universitas Katolik Atma Jaya 2015-2023)

4. Fauzan Ali Rasyid (Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

5. Hendri Saparini (Pendiri dan Ekonom CORE Indonesia)

6. Hyronimus Rowa (Wakil Rektor bidang Akademik dan Inovasi IPDN)

7. Poppy Ismalina (Associate Professor di Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM)

8. Retno Agustina Ekaputri (Rektor Universitas Bengkulu 2021-2025)

9. Suharnomo (Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro)

10. Tauhid Ahmad (Direktur Eksekutif INDEF dan Dosen FEB Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)

11. Yosa Rizal Damuri (Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies/CSIS.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kandungan dan Kegunaan Susu Evaporasi, Kenali Pula Efek Sampingnya!

Kandungan dan Kegunaan Susu Evaporasi, Kenali Pula Efek Sampingnya!

Tren
Pekerja Tidak Bayar Iuran Tapera Terancam Sanksi, Apa Saja?

Pekerja Tidak Bayar Iuran Tapera Terancam Sanksi, Apa Saja?

Tren
Pedangdut Nayunda Minta ke Cucu SYL agar Dijadikan Tenaga Honorer Kementan, Total Gaji Rp 45 Juta

Pedangdut Nayunda Minta ke Cucu SYL agar Dijadikan Tenaga Honorer Kementan, Total Gaji Rp 45 Juta

Tren
Berapa Gaji Komite BP Tapera? Ada Menteri Basuki dan Sri Mulyani

Berapa Gaji Komite BP Tapera? Ada Menteri Basuki dan Sri Mulyani

Tren
Daftar Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg Akhir Mei 2024

Daftar Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg Akhir Mei 2024

Tren
Cara Download Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Jadi Lebih Mudah

Cara Download Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Jadi Lebih Mudah

Tren
Syarat Kredit Rumah Pakai Tapera dan Kelompok Prioritas Penerimanya

Syarat Kredit Rumah Pakai Tapera dan Kelompok Prioritas Penerimanya

Tren
Biar Ibadah Haji Lancar, Ini 4 Hal yang Wajib Dipersiapkan Jemaah

Biar Ibadah Haji Lancar, Ini 4 Hal yang Wajib Dipersiapkan Jemaah

BrandzView
Israel Klaim Kuasai Koridor Philadelphia, Berisi Terowongan untuk Memasok Senjata ke Hamas

Israel Klaim Kuasai Koridor Philadelphia, Berisi Terowongan untuk Memasok Senjata ke Hamas

Tren
KCIC Luncurkan Frequent Whoosher Card untuk Penumpang Kereta Cepat, Tiket Bisa Lebih Murah

KCIC Luncurkan Frequent Whoosher Card untuk Penumpang Kereta Cepat, Tiket Bisa Lebih Murah

Tren
Intip Kehidupan Mahasiswa Indonesia di UIM Madinah, Beasiswa '1.000 Persen' dan Umrah Tiap Saat

Intip Kehidupan Mahasiswa Indonesia di UIM Madinah, Beasiswa "1.000 Persen" dan Umrah Tiap Saat

Tren
Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis, Berikut Gejala dan Penyebabnya

Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis, Berikut Gejala dan Penyebabnya

Tren
Kenali Perbedaan SIM C, SIM C1, dan SIM C2

Kenali Perbedaan SIM C, SIM C1, dan SIM C2

Tren
Apakah Dana Tapera Bisa Dicairkan? Ini Mekanisme dan Syaratnya

Apakah Dana Tapera Bisa Dicairkan? Ini Mekanisme dan Syaratnya

Tren
SYL Beri Nayunda Nabila Kalung Emas dan Tas Mewah Pakai Uang Kementan

SYL Beri Nayunda Nabila Kalung Emas dan Tas Mewah Pakai Uang Kementan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com