Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

China Blokir “Influencer” yang Hobi Pamer Harta, Tekan Materialisme di Kalangan Remaja

Kompas.com - 29/05/2024, 20:30 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah China memblokir influencer media sosial yang suka pamer harta sebagai bagian dari program “Clear and Bright”.

Program tersebut bertujuan menghapus konten yang dianggap tidak diinginkan dari media sosial, serta menindak influencer yang menciptakan persona mencolok, dan sengaja menampilkan gaya hidup mewah.

Dilansir dari New York Post, Senin (27/5/2024), pemerintah China menerapkan kebijakan pembatasan pamer harta karena materialisme dinilai telah menyebar dan membawa pengaruh buruk bagi remaja.

Di sisi lain, para ahli berspekulasi pemerintah di Negeri Tirai Bambu sedang membangun kepekaan sosial di kalangan orang berada yang kadang memamerkan hartanya, di tengah kondisi perekonomian negara yang tengah mengalami kemerosotan.

“Sangat mungkin banyak orang melihat konten semacam ini sebagai sesuatu yang vulgar, terutama selama perlambatan ekonomi,” kata ahli kebijakan internet China di Universitas Leiden, Belanda, Carwyn Morris.

Baca juga: Soal Kasus Fat Cat di China, Polisi Sebut Mantan Pacar Tidak Bersalah

Influencer tidak bisa mengakses akun

Salah satu influencer yang menjadi korban pemblokiran pemerintah China adalah Wang Hongquan, content creator yang dijuluki Kim Kardashian dari China.

Dengan empat juta pengikut di Douyin, TikTok versi China, Wang tidak bisa mengakses akun media sosialnya pada Selasa (18/5/2204).

Padahal, biasanya Wang mengunggah konten yang memamerkan pakaian rancangan desainer, penerbangan first class, dan koleksi perhiasan giok.

Dilansir dari France24, sebuah pemberitahuan yang ditampilkan di Douyin mengatakan bahwa akun Wang telah diblokir karena pelanggaran pedoman komunitas.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa video-video Wang menghilang dari Douyin bulan ini bersama dengan akun-akun beberapa influencer mewah lainnya.

Selain Wang, influencer yang menjadi korban pemblokiran pemerintah China adalah Sister Abalone, seorang perempuan yang suka merekam rumah mewahnya dan yang sering terlihat mengenakan kalung berlian dan mutiara.

Video-video Sister Abalone tidak lagi terlihat di situs Bilibili, yang mirip dengan YouTube pada Selasa (28/5/2024).

Hal yang sama juga dialami oleh Young Master Bo, influencer yang suka merekam dirinya sendiri saat mengendarai mobil super mewah Rolls-Royce dan berbelanja tas Hermes Birkin yang langka.

Ia mendapat pemberitahuan bahwa akunnya melanggar hukum dan peraturan yang relevan.

Baca juga: Kebun Binatang di China Ubah Anjing Menyerupai Panda, Tuai Kecaman Pengunjung

Pengawasan selebritas di media sosial

Pada Senin (27/5/2024), Douyin mengatakan bahwa mereka juga akan menindak video yang berpeluang meningkatkan jumlah penonton, seperti pengobatan untuk masalah kesehatan dan perselisihan rumah tangga.

Halaman:

Terkini Lainnya

Apa Itu 'Ransomware' yang Sebabkan PDN 'Down' Berhari-hari?

Apa Itu "Ransomware" yang Sebabkan PDN "Down" Berhari-hari?

Tren
Rincian Tarif UKT Universitas Brawijaya Jalur Seleksi Mandiri 2024

Rincian Tarif UKT Universitas Brawijaya Jalur Seleksi Mandiri 2024

Tren
Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Selesai Dibangun 1,5 Bulan, Bagaimana Kualitasnya?

Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Selesai Dibangun 1,5 Bulan, Bagaimana Kualitasnya?

Tren
BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 25-26 Juni 2024

BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 25-26 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Tiktoker Jepang Masak Cendol dengan Tauge | Cara Cek NIK Jadi NPWP atau Belum

[POPULER TREN] Tiktoker Jepang Masak Cendol dengan Tauge | Cara Cek NIK Jadi NPWP atau Belum

Tren
Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Tren
Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Tren
Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul 'Driver' Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul "Driver" Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Tren
Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Tren
Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Tren
3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Tren
Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Tren
Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Tren
Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com