Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Gaji Komite BP Tapera? Ada Menteri Basuki dan Sri Mulyani

Kompas.com - 30/05/2024, 16:00 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Potongan gaji buruh hingga 3 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) mendapat penolakan dari pengusaha dan buruh. 

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera.

Aturan itu mewajibkan seluruh pegawai, baik pegawai pemerintah atau PNS maupun buruh untuk dipotong gajinya sebesar 3 persen untuk iuran Tapera.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa Tapera merupakan sebuah tabungan.

Pihaknya mengungkapkan, sistem Tapera sudah ada sejak 5 tahun lalu dan dikelola oleh Badan Pengelola Tapera (BP Tapera).

"Kalau menurut saya yang dulu Tapera itu tabungan, bukan dipotong terus hilang, itu tabungan anggota untuk nanti dia mendapatkan bantuan untuk membangun rumahnya," kata Basuki.

Baca juga: Pekerja Sudah Punya Rumah atau Ambil KPR, Masih Kena Potongan Tapera?


Daftar anggota komite BP Tapera

Merujuk pada laman resmi BP Tapera, Menteri Basuki merupakan salah satu dari komite Tapera bersama dengan dua menteri lainnya, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Komite Tapera berfungsi sebagai perumus dan penetap kebijakan umum dan strategis dalam pengelolaan Tapera.

Untuk tugasnya, anggota komite Tapera akan merumuskan dan menetapkan kebijakan umum dan strategis dalam pengelolaan Tapera.

Selain itu, komite Tapera juga bertugas untuk melakukan evaluasi pengelolaan Tapera, termasuk pengawasan dan pelaksanaan tugas BP Tapera.

Anggota komite Tapera juga wajib menyampaikan laporan hasil evaluasi dari pengelolaan Tapera kepada Presiden.

Berikut daftar komite Tapera.

  • Ketua Komite Tapera: Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR)
  • Anggota Komite Tapera: Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan)
  • Anggota Komite Tapera: Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan)
  • Anggota Komite Tapera: Friderica Widyasari Dewi (Anggota Dewan Komisioner OJK)
  • Anggota Komite Tapera: Profesional yang tidak disebutkan namanya.

Baca juga: Simulasi Hitungan Gaji Rp 2,5 Juta Setelah Dipotong Iuran Wajib Termasuk Tapera

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com