Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Lolos UTBK Bikin Sedih dan Menangis? Berikut Cara Mengatasinya

Kompas.com - 22/06/2023, 19:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Farid Firdaus

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa warganet mengaku menangis dan merasa sedih setelah tidak lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023.

Diketahui, hasil UTBK SNBT 2023 telah diumumkan pada Selasa (20/6/2023) lalu secara online melalui https://pengumuman-snbt-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

Salah satunya ungkapan kekecewaan warganet yang tidak lolos UTBK SNBT 2023 dapat dilihat dari video yang diunggah akun TikTok ini.

Dalam videonya, pengunggah mengatakan bahwa dirinya percuma belajar selama 6 bulan, namun hasil kerja kerasnya tidak sesuai harapan.

"6 BULAN BELAJAR EXTRA SAMPAI JAM 2 ATAU JA, 3 BUAT LOLOS SNBT, TAPI ALLAH BERKEHENDAK LAIN," tulisnya.

Tak hanya itu, warganet ini juga mengaku dirinya merasa tidak nyaman usai tidak lolos UTBK SNBT 202. 

"sehari after ketolak ptn, apa aja jadi kepikiran asli ga enak bgt. makan aja ngelamun dikit jadi mikir kuliah dimana blabla," cuitnya.

Warganet ini turut berbagi kisah bahwa ia sudah 2 kali mengikuti UTBK pada SBMPTN 2022 dan SNBT 2023 namun dirinya tetap saja tidak lolos.

"Itu knpa Tuhan menyuruh kita untuk bersyukur, coba deh liat ke bawah contohnya ke gue. Gue gap angkatan 21 sampe sekarang belom dapet univ. GUE UDH BERJUANG MATI MATIAN BELI BUKU SENDIRI BIMBEL SENDIRI BELAJAR DARI PAGI SAMPE PAGI BELAJAR SAMBIL NANGIS gw udah alamin semua," katanya.

Lantas, bagaimana caranya mengatasi kesedihan karena gagal dalam UTBK SNBT 2023?

Baca juga: Lolos UTBK SNBT 2023, Berikut Biaya Kuliah di Unpad, UM, UNS, UPI, dan UNY

Cara mengatasi sedih usai tidak lolos UTBK SNBT 2023

Psikolog sekaligus dosen di Fakultas Psikologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta Ratna Yunita Setiyani Subardjo memberikan beberapa cara supaya peserta yang tidak lolos UTBK SNBT 2023 dapat mengatasi kesedihannya.

Ia mengatakan, mereka perlu menanamkan pada dirinya sendiri bahwa rasa sedih tidak berlangsung terus menerus setelah tidak lolos UBTK SNBT 2023.

Sebaliknya, Ratna menyampaikan, peserta yang lolos UTBK SNBT tidak melulu merasakan kegembiraan setelah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).

Pasalnya, setiap orang tidak dapat mengetahui hal apa yang terjadi ke depan, baik ketika mereka lolos maupun tidak lolos UTBK SNBT 2023.

"Katakanlah misalnya kita pengen masuk salah satu perguruan tinggi negeri gitu, ternyata itu enggak tercapai terus kita ngerasa bahwa hidup kita tamat di situ aja rugi," kata Ratna kepada Kompas.com, Kamis (22/6/2023).

Halaman:

Terkini Lainnya

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Tren
5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com