Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sowan ke Rumah Jokowi, Prabowo: Tidak Ada Pembicaraan Terlalu Politis

Kompas.com - 22/04/2023, 14:31 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi ke kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023) siang.

Prabowo tiba di rumah Jokowi sekitar pukul 11.55 WIB menggunakan Toyota Alphard putih didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Pertemuan di rumah Jokowi berlangsung sekitar satu jam, namun Prabowo mengaku tidak membahas topik yang terlalu sensitif dengan Kepala Negara.

“Jadi hari ini (pertemuan dengan Jokowi) tidak ada pembicaraan terlalu politis,” kata Prabowo kepada awak media selepas bertemu Jokowi.

Prabowo beralasan, tidak adanya pembicaraan yang terlalu politis karena pertemuannya dengan Jokowi berlangsung saat hari raya Idul Fitri.

“Karena ini (pertemuan) hari Lebaran. Kalau pun ada enggak mungkin saya cerita ke kalian (awak media),” ucapnya sambil berkelakar.

Baca juga: Sejarah Istana Batu Tulis, Tempat Mega Umumkan Ganjar sebagai Capres PDI-P

Baca juga: Ganjar Resmi Jadi Capres PDI-P, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Diyakini Akan Bubar

Berikan laporan ke Jokowi

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo SubiantoKOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa dalam pertemuannya dengan Jokowi, dirinya melaporkan perkembangan terkini yang berurusan dengan pertahanan.

Selama bertamu di rumah Jokowi, ia juga mengaku disuguhi makanan namun enggan membeberkan menu yang disajikan kepadanya.

“Ini Lebaran, saya diajak makan. Ya, kita bicara saya juga lapor saya sempat waktu beliau di Eropa, saya juga di Eropa. Saya juga bertemu beberapa tokoh di situ,” kata Prabowo.

Baca juga: Survei Nama-nama Capres Potensial di 2024, Ganjar Nomor 1

Kata Prabowo soal Ganjar capres

Setelah bertemu dengan Jokowi, Prabowo juga angkat bicara soal dideklarasikannya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Ia mengatakan, peluang apakah Gerindra akan merapat ke PDI-P setelah Ganjar dicapreskan perlu menunggu waktu.

Prabowo menyampaikan, pihaknya akan melihat dinamika politik ke depan untuk menentukan arah pencapresan jelang pendaftaran capres-cawapres untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Ya , namanya politik saya kira rakyat memang harus punya pilihan. Itu demokrasi. Jadi kita lihat perkembangan, lihat dinamika,” tutur Jokowi.

Baca juga: Saat Menhan Prabowo Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, Kopasgat, dan Brimob...

“Partai saya kuat”

Saat ditanya soal apakah ada peluang berpasangan dengan Ganjar pada Pilpres 2024, Prabowo enggan berkomentar banyak.

Ia hanya mengatakan bahwa PDI-P sudah mengusung Gubernur Jawa Tengah ini sebagai capres pada Jumat (21/4/2023) lalu.

Sementara suara Partai Gerindra juga sudah bulat mengusung Prabowo sebagai capres untuk Pilpres tahun depan.

“Ya partai saya mencalonkan saya sebagai capres. Dan partai saya agak kuat juga sekarang,” tandasnya.

Baca juga: Tumpangi Alphard Putih, Prabowo Tiba di Kediaman Jokowi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Anak dan Pedangdut Diduga Kecipratan Duit Korupsi SYL, Bisakah Ikut Dijerat Pidana?

Anak dan Pedangdut Diduga Kecipratan Duit Korupsi SYL, Bisakah Ikut Dijerat Pidana?

Tren
Video Viral Anak Kecil Menangis di Pinggir Waduk Usai Ayahnya Tenggelam, Ini Kata Polisi

Video Viral Anak Kecil Menangis di Pinggir Waduk Usai Ayahnya Tenggelam, Ini Kata Polisi

Tren
'Chicha': Minuman Fermentasi dari Campuran Air Liur Manusia

"Chicha": Minuman Fermentasi dari Campuran Air Liur Manusia

Tren
Kronologi Penangkapan Pegi, Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon yang Buron 8 Tahun

Kronologi Penangkapan Pegi, Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon yang Buron 8 Tahun

Tren
Produk Susu Nol Gula Sukrosa tapi Tinggi Laktosa, Sehatkah Dikonsumsi?

Produk Susu Nol Gula Sukrosa tapi Tinggi Laktosa, Sehatkah Dikonsumsi?

Tren
7 Penyebab Sembelit pada Kucing Peliharaan, Pemilik Wajib Tahu

7 Penyebab Sembelit pada Kucing Peliharaan, Pemilik Wajib Tahu

Tren
Ramai Keluhan SPBU Eror untuk Isi Pertalite dan Biosolar, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

Ramai Keluhan SPBU Eror untuk Isi Pertalite dan Biosolar, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

Tren
Daftar Negara yang Memiliki Hak Veto di Dewan Keamanan PBB

Daftar Negara yang Memiliki Hak Veto di Dewan Keamanan PBB

Tren
Bisakah Peserta BPJS Kesehatan Langsung Berobat ke Rumah Sakit Tanpa Rujukan?

Bisakah Peserta BPJS Kesehatan Langsung Berobat ke Rumah Sakit Tanpa Rujukan?

Tren
Buntut Film Dokumenter “Burning Sun”, Stasiun TV Korsel KBS Ancam Tuntut BBC

Buntut Film Dokumenter “Burning Sun”, Stasiun TV Korsel KBS Ancam Tuntut BBC

Tren
8 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan 2024, Termasuk Scaling

8 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan 2024, Termasuk Scaling

Tren
Gagal Tes BUMN karena Tidak Memenuhi Syarat atau Terindikasi Curang, Apa Penyebabnya?

Gagal Tes BUMN karena Tidak Memenuhi Syarat atau Terindikasi Curang, Apa Penyebabnya?

Tren
Berada di Tingkat yang Sama, Apa Perbedaan Kabupaten dan Kota?

Berada di Tingkat yang Sama, Apa Perbedaan Kabupaten dan Kota?

Tren
Biaya Kuliah UGM Jalur Mandiri 2024/2025, Ada IPI atau Uang Pangkal

Biaya Kuliah UGM Jalur Mandiri 2024/2025, Ada IPI atau Uang Pangkal

Tren
Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Akui Negara Palestina, Israel Marah dan Tarik Duta Besar

Irlandia, Spanyol, dan Norwegia Akui Negara Palestina, Israel Marah dan Tarik Duta Besar

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com