KOMPAS.com - Kopi menjadi salah satu minuman berkafein yang populer di dunia.
Diketahui, kopi memiliki berbagai manfaat yang dapat dikaitkan dengan kesehatan seperti mencegah diabetes tipe 2, meningkatkan kewaspadaan, dan beberapa masalah kesehatan lainnya.
Di sisi lain, kopi juga dikaitkan dengan beberapa mitos, seperti jantung, kanker, hingga berbahaya untuk kehamilan.
Lantas, apa saja mitos salam mengonsumsi kopi?
Baca juga: 12 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Kopi, Berapa Jumlah Asupan Hariannya?
Baca juga: Mengenal Kopi: Sejarah, Jenis, dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Dilansir dari Web MD, kandungan kafein dalam kopi bisa menimbulkan rasa ingin buang air kecil. Namun, cairan yang dikonsumsi dalam minuman berkafein cenderung dapat mengimbangi efek kehilangan cairan saat buang air kecil.
Meskipun kafein bertindak sebagai diuretik ringan, penelitian menunjukkan bahwa minum minuman berkafein dalam jumlah sedang tidak benar-benar menyebabkan dehidrasi pada tubuh.
Baca juga: Kenali Jenis-jenis Kopi yang Populer di Dunia dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Kopi menjadi salah satu minuman populer yang banyak dikonsumsi dari beragam usia. Hal ini terlihat dari banyaknya kedai kopi dan kafe yang berada di berbagai daerah di dunia.
Pada 2004, anak-anak berusia 6 hingga 9 tahun mengonsumsi sekitar 22 miligram kopi berkafein per hari. Jumlah tersebut masih dalam batas yang disarankan untuk dikonsumsi.
Namun, beberapa anak yang sensitif terhadap kafein dapat mengembangkan kecemasan atau sifat mudah marah sementara dan menyebabkan "kecelakaan" setelahnya.
Selain kopi, sebagian besar kafein yang diminum anak-anak ada dalam soda, minuman berenergi, atau teh manis, yang semuanya memiliki kandungan gula yang tinggi. Kalori kosong ini menempatkan anak-anak pada risiko obesitas yang lebih tinggi.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.