Kompas.com - 28/09/2022, 06:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

PADA tahun 1950-an, saya untuk pertama kali melihat pesawat terbang dari dekat di Pelabuhan Udara Kemayoran Jakarta.

Ketika itu, saya diajak ayah bonceng sepeda dari rumah di kawasan Jalan Segara, yang sekarang bernama Jalan Veteran ke Kemayoran.

Tahun 1950-an, jalan masih sepi tidak seperti sekarang ini. Pesawat terbang yang pertama kali saya lihat itu adalah pesawat Garuda Indonesian Airways jenis Dakota.

Saya pertama kali terbang juga menggunakan pesawat Dakota ketika mengikuti latihan terjun payung di Pangkalan Angkatan Udara Margahayu Bandung.

Selanjutnya saya berkesempatan terbang dengan Garuda, juga jenis Dakota tahun 1969 saat mengantar kadet Amerika dari Jogyakarta ke Bali.

Pada 1973, selesai mengikuti Flying School, saya ditugaskan terbang di Skadron 2 Linud Ringan yang armadanya adalah pesawat Dakota.

Cukup panjang pengalaman saya terbang dengan pesawat Dakota ke hampir seluruh pelosok Indonesia.

Ketika itulah saya baru mengetahui dan mengalami sendiri bahwa ternyata Indonesia belum “merdeka” sepenuhnya.

Ketika terbang di kawasan kepulauan Riau dan Natuna, semua pesawat terbang Indonesia ternyata harus memperoleh ijin terlebih dulu dan berada di bawah kendali pengaturan otoritas penerbangan negara Singapura. Agak aneh karena terbang di negeri sendiri, tetapi penguasanya negara lain.

Cukup lama saya bertugas sebagai Pilot pesawat Dakota sampai dengan berstatus Captain dan Instruktur Pilot.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.