Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Hikmah Gagal Paham Matematikal Biologi

Kompas.com - 09/12/2021, 06:00 WIB
Jaya Supradi DOK. PRIBADIJaya Supradi

DALAM terhanyut arus semangat mempelajari apa yang disebut sebagai matematika, saya tertarik kepada sebuah buku tulisan Prof S.I. Rubinow dari Universitas Cornell berjudul keren eksotis agak toksid Introduction to Mathematical Biology.

Gagal paham

Menurut Prof Rubinow, buku beliau sengaja ditulis bagi mereka yang bukan matematikawan/wati (berarti termasuk saya) agar dapat memahami apa yang disebut sebagai Mathematical Biology .

Namun masalah menjadi parah. Akibat bukan matematikawan, kebetulan saya juga bukan biologiwan, makin diperparah daya pikir dangkal saya, maka niat-maksud-tujuan bagus Prof Rubinow tidak terwujud pada diri saya.

Setelah membaca para bab utama yang terdiri dari lima bagian, yaitu cell growth, enzyme kinetics, tracers in physiological systems, biological fluid dynamics dan diffusions in biology, alih-alih makin paham, saya malah making gagal paham.

Saya gagal paham tentang apa yang disebut sebagai metematika maupun biologi, apalagi mathematical biologi yang menggunakan lensa matematikal untuk menerawang biologi.

Misalnya, bab tentang pertumbuhan sel, ternyata masih terbagi lagi menjadi pertumbuhan eksponensial alias pembusukan, determinasi kadar pertumbuhan dan pembusukan, metode Least Squares.

Kemudian, penyerapan nutrisi oleh sel, ekuasi diferensial inhomogenus, pertumbuhan koloni mikroba, interaksi populasi: sistem predator-mangsa, mutasi dan reversi pertumbuhan bacterial.

Kesemua informasi itu secara bingungologis sukses membuat saya makin gagal paham.

Padahal baru sebagian kecil dari apa yang disebut sebagai matematikal biologi yang pada hakikatnya juga merupakan sebagian kecil dari apa yang disebut sebagai matematika dan biologi.

Namun di balik suasana serba gagal-paham itu terselip hikmah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.