Kompas.com - 16/10/2021, 10:30 WIB
Area kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (11/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOArea kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (11/3/2020)

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan aturan terbaru bagi warga negara Indonesia (WNI) pelaku perjalanan internasional yang memasuki Tanah Air.

Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 14 Tahun 2021 mengenai Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia (WNI) Pelaku Perjalanan Internasional.

Surat tersebut telah ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito, dan terdapat beberapa penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan internasional.

Baca juga: Penerbangan Internasional di Bali Dibuka 14 Oktober, Ini Syarat WNA Masuk Indonesia

Pintu masuk kedatangan internasional

Melansir situs resmi Setkab RI, WNI pelaku perjalanan internasional dapat memasuki Indonesia melalui enam titik, yaitu

  1. Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang
  2. Bandar Udara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
  3. Pelabuhan Batam
  4. Pelabuhan Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  5. Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Aruk
  6. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat

Waktu dan lokasi karantina

  • Karantina 5 hari atau 14 hari

Disebutkan dalam aturan tersebut, WNI pelaku perjalanan internasional wajib melakukan karantina dengan ketentuan karantina dengan jangka waktu 5 x 24 jam dari negara asal dengan ekskalasi kasus positif rendah.

Sementara untuk negara asal dengan ekskalasi kasus positif tinggi, harus melakukan karantina selama 14 x 24 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun pelaksanaan karantina mengikuti Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Satgas Penanganan Covid-19.

Baca juga: INFOGRAFIK: Aturan WNI dan WNA yang Masuk Ke Indonesia

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Global 5 Desember 2021: Lonjakan Rawat Inap Anak di Afrika Selatan | Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Australia

Update Corona Global 5 Desember 2021: Lonjakan Rawat Inap Anak di Afrika Selatan | Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun di Australia

Tren
[HOAKS] Kungkang Hewan yang Hampir Punah karena Ditumis

[HOAKS] Kungkang Hewan yang Hampir Punah karena Ditumis

Tren
Update Erupsi Gunung Semeru Pagi Ini dan Dampak Letusannya

Update Erupsi Gunung Semeru Pagi Ini dan Dampak Letusannya

Tren
Sejarah dan 15 Link Twibbon Hari Armada yang Diperingati Setiap 5 Desember

Sejarah dan 15 Link Twibbon Hari Armada yang Diperingati Setiap 5 Desember

Tren
Apakah Covid-19 Berdampak pada Pemberantasan Polio? Ini Kata WHO

Apakah Covid-19 Berdampak pada Pemberantasan Polio? Ini Kata WHO

Tren
Bagaimana Persiapan Kemenkes jika Kasus Omicron Terdeteksi di Indonesia?

Bagaimana Persiapan Kemenkes jika Kasus Omicron Terdeteksi di Indonesia?

Tren
[HOAKS] Film Omicron Tahun 1963 Berkaitan dengan Varian Baru Covid-19

[HOAKS] Film Omicron Tahun 1963 Berkaitan dengan Varian Baru Covid-19

Tren
[POPULER TREN] Update Erupsi Gunung Semeru | Lowongan Kerja Pemda DIY

[POPULER TREN] Update Erupsi Gunung Semeru | Lowongan Kerja Pemda DIY

Tren
Ada Varian Omicron, Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Naik 4 Kali Lipat dalam 4 Hari

Ada Varian Omicron, Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Naik 4 Kali Lipat dalam 4 Hari

Tren
Gunung Semeru Erupsi, Ini yang Harus Dilakukan Saat Erupsi Gunung Berapi

Gunung Semeru Erupsi, Ini yang Harus Dilakukan Saat Erupsi Gunung Berapi

Tren
Lokasi Pengungsian dan Update Dampak Letusan Erupsi Semeru

Lokasi Pengungsian dan Update Dampak Letusan Erupsi Semeru

Tren
Gunung Semeru Erupsi, Berikut Informasi Pengalihan Arus Lalu Lintas

Gunung Semeru Erupsi, Berikut Informasi Pengalihan Arus Lalu Lintas

Tren
Jokowi Minta Kapolda dan Kapolres Tak Sowan ke Ormas Bermasalah, Ini Kata Kompolnas

Jokowi Minta Kapolda dan Kapolres Tak Sowan ke Ormas Bermasalah, Ini Kata Kompolnas

Tren
Apakah Makanan Kucing Aman Dikonsumsi Anjing?

Apakah Makanan Kucing Aman Dikonsumsi Anjing?

Tren
Penjelasan KIPI soal Pria di Malang Mengaku Penglihatannya Kabur Setelah Disuntik Vaksin

Penjelasan KIPI soal Pria di Malang Mengaku Penglihatannya Kabur Setelah Disuntik Vaksin

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.