Kompas.com - 17/09/2021, 20:51 WIB
Seorang petugas pemadam kebakaran menembakkan air ke pohon yang terbakar ketika dia berjuang memadamkan Api Kincade yang menyebabkan kebakaran hutan di California pada 27 Oktober 2019. Disokong oleh angin kencang, kebakaran tersebut menghanguskan 12.000 hektar dan 180.000 pengungsi harus mengungsi. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/JUSTIN SULLIVANSeorang petugas pemadam kebakaran menembakkan air ke pohon yang terbakar ketika dia berjuang memadamkan Api Kincade yang menyebabkan kebakaran hutan di California pada 27 Oktober 2019. Disokong oleh angin kencang, kebakaran tersebut menghanguskan 12.000 hektar dan 180.000 pengungsi harus mengungsi.

 

KOMPAS.com - Pohon-pohon terbesar di dunia pada Kamis (16/9/2021) dibungkus dengan selimut tahan api untuk melindunginya dari kobaran api besar yang melalap daerah Amerika Serikat bagian barat.

Sebuah rumpun sequoia kuno, termasuk General Sherman Tree setinggi 83 meter dan terbesar di dunia, mendapatkan lapisan aluminium untuk menangkis api.

Melansir AFP, petugas kebakaran juga membersihkan semak-semak di antara 2.000 pohon kuno di Taman Nasional Sequoia, California.

"Mereka mengambil langkah-langkah luar biasa untuk melindungi pohon-pohon ini," kata Manajer Sumber Daya Taman, Christy Brigham.

"Kami benar-benar ingin melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi pohon-pohon berusia 2.000 dan 3.000 tahun ini," sambungnya.

Baca juga: Ramai soal Unggahan Gambar Penyusutan Hutan Kalimantan, Benarkah Separah Itu?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jutaan hektar hutan California telah terbakar pada musim kebakaran yang ganas tahun ini.

Para ilmuwan mengatakan, pemanasan global akibat ulah manusia berada di balik kekeringan selama bertahun-tahun dan kenaikan suhu yang membuat kawasan itu sangat rentan terhadap kebakaran hutan.

Pada Kamis (16/9/2021), dua kebakaran mengintai Giant Forest di taman yang merupakan rumah bagi lima pohon terbesar di dunia, termasuk General Sherman.

Sekitar 500 personel terlibat dalam upaya pemadaman 9.365 hektar hutan sejak berkobar di Paradise Fire dan Colony Fire akibat sambaran petir pada 10 September 2021.

Baca juga: Teror Senapan Angin terhadap Perlindungan Satwa

Daya tarik wisatawan

Api dari kebakaran hutan di California, Amerika Serikat. Kebakaran di sekitar Lake Berryessa ini diakibatkan sejumlah sambaran petir pada Rabu (19/8/2020).AP/NOAH BERGER Api dari kebakaran hutan di California, Amerika Serikat. Kebakaran di sekitar Lake Berryessa ini diakibatkan sejumlah sambaran petir pada Rabu (19/8/2020).

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.