Pandemi Covid-19 Melonjak, Bisakah Warga Indonesia Melancong ke Eropa?

Kompas.com - 17/07/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi traveling Pixabay/GregrooseIlustrasi traveling

KOMPAS.com - Musim panas di belahan bumi utara ikut membuat wisata menggeliat, tak terkecuali negara-negara Uni Eropa. Untuk memuluskan peningkatan sektor pariwisatanya, pihak berwenang mulai melonggarkan aturan pembatasan.

Seiring meluasnya cakupan vaksinasi yang dilakukan, Eropa dan negara-negara kaya lainnya mengeluarkan peraturan sertifikat digital Covid-19 pada 1 Juli 2021 lalu. Paspor vaksin ini ditujukan bagi turis yang telah disuntik vaksin dosis penuh dari dalam dan luar Eropa.

Para pelancong bakal diminta mengunduh aplikasi smartphone “Reopen EU” untuk mendapatkan informasi terkini saat bepergian. Di antaranya informasi terperinci mengenai aturan karantina, persyaratan pengujian, dan lainnya di 27 negara anggota UE — bersama dengan negara-negara Schengen non-UE Swiss, Liechtenstein, Norwegia, dan Islandia.

Baca juga: Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Pertanyaannya, apakah warga negara Indonesia masih bisa melancong ke Uni Eropa?

Sayangnya, Indonesia belum masuk dalam daftar negara ketiga yang mendapat pencabutan status pembatasan perjalanan wisata. Dari Asia Tenggara, baru wisatawan dari Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand saja yang diizinkan.

Bukan untuk berwisata, tapi keperluan mendesak saja

Dilansir oleh situs resmi Komisi Eropa, hingga saat ini masih terdapat pembatasan sementara untuk perjalanan tidak penting (non-essentials) ke UE dari negara non-UE dan negara ketiga. Perjalanan wisata termasuk di dalamnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, UE memberi pengecualian bagi beberapa keperluan untuk memastikan pergerakan bebas arus manusia, barang dan jasa.

Baca juga: Mau Jalan-jalan ke Eropa dari Rumah? Ikut Virtual Tour Kompas.com ke Bosnia-Herzegovina

Apa saja keperluan yang dibebaskan dari pembatasan perjalanan sementara ke wilayah UE+ dari negara ketiga?

1. Warga Negara Asing atau memiliki izin tinggal di Eropa

(a) warga negara Uni Eropa dan warga negara Islandia, Norwegia, Liechtenstein, Swiss, dan Inggris Raya, serta anggota keluarga mereka masing-masing;

(b) warga negara negara ketiga yang merupakan penduduk jangka panjang di bawah Long-term Residence Directive (Arahan Tempat Tinggal Jangka Panjang), atau memperoleh hak mereka untuk tinggal dari Arahan UE lainnya atau hukum nasional, atau yang memegang visa jangka panjang nasional, serta keluarga mereka masing-masing anggota.

Baca juga: Perancis dan Jerman Jadi Destinasi Wisata Favorit Pemohon Visa Schengen

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.