Berkaca dari Wafatnya Markis Kido, Kenali Ciri-ciri dan Penyebab Penyakit Jantung

Kompas.com - 19/06/2021, 08:45 WIB
Ilustrasi serangan jantung Ilustrasi serangan jantung

KOMPAS.com - Kabar duka datang dari dunia olahraga tanah air. Legenda bulu tangkis Indonesia Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6/2021) malam di Tangerang. Markis Kido itu tiba-tiba terjatuh ketika bermain bulu tangkis.

Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Hendra Setiawan itu diduga meninggal karena mengalami henti jantung atau serangan jantung mendadak.

Penyebab serangan jantung

Ketika berolahraga ada risiko terkena serangan jantung mendadak. Dikutip dari Kompas Health, Dokter ahli jantung dari RS Mount Elizabeth Singapura dr. Paul Chiam menjelaskan, penyebab serangan jantung saat berolahraga yang paling banyak adalah gangguan irama jantung atau aritmia.

Baca juga: Selamat Jalan Markis Kido, Prestasimu Abadi...

Gangguan irama jantung tersebut umumnya disebabkan gangguan penebalan otot jantung (kardiomiopati hipertrofik) serta kelainan kelistrikan jantung bawaan.

Menurut dr. Chiam, serangan jantung saat olahraga karena gangguan irama jantung tersebut lebih rentan dialami pria ketimbang wanita.

Untuk itu, pemilik gangguan irama jantung atau aritmia wajib berkonsultasi ke dokter dan tenaga profesional medis kebugaran sebelum melakoni olahraga yang sifatnya ekstrem atau berat.

Orang yang punya keluarga dengan riwayat penyakit jantung atau serangan jantung mendadak serta pernah pingsan saat olahraga juga perlu melakukan pemeriksaan jantung sebelum menjalankan olahraga berat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dengan serangan jantung mendadak atau henti jantung, serangan jantung atau penyakit jantung terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa aliran darah kaya oksigen ke jantung tersumbat. Akibatnya, bagian jantung yang biasa dipasok darah oleh arteri tersebut bisa rusak.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Penyakit Jantung sesuai Jenisnya

Sebelum terjadi serangan jantung yang intens, gejala penyakit biasanya muncul perlahan-lahan dalam hitungan jam, berhari-hari, atau berminggu-minggu.

Penyakit jantung koroner adalah penyebab serangan jantung yang utama. Melansir NHS, penyakit jantung koroner adalah kondisi saat arteri koroner atau pembuluh darah utama pemasok darah ke jantung tersumbat oleh timbunan kolesterol. Endapan ini dikenal sebagai plak.

Penyebab jantung koroner juga bisa dipicu oleh gaya hidup kurang sehat. Selain kolesterol tinggi, seseorang lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner apabila:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X